Breaking News:

Cegah Penularan di Perpustakaan Daerah, Buku Pinjaman Wajib Masuk Lemari Karantina

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus‎ menyiapkan lemari karantina untuk buku-buku yang sudah dikembalikan.

Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus menyiapkan lemari karantina untuk buku-buku yang sudah dikembalikan, sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus‎ menyiapkan lemari karantina untuk buku-buku yang sudah dikembalikan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

Lemari karantina itu merupakan lemari modifikasi ‎yang suhunya diatur sebesar 40 derajat celsius.

‎Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus, Sugiyanto mengatakan buku yang sudah dikembalikan harus disimpan di dalam lemari karantina ini selama 24 jam sebelum dikembalikan ke rak buku.

Menurutnya, lemari karantina yang telah diatur suhunya sebesar 40 derajat celsius itu dapat membunuh virus.

‎"Buku-buku yang dikembalikan kami masukkan di sini sejak awal bulan Juli 2020 ini sudah mulai," jelas dia, di kantornya Jumat (7/8/2020).

Biaya untuk pembuatannya terbilang cukup murah karena hanya bermodalkan lampu dan kabel senilai Rp 200 ribu.

Sedangkan lemari yang tertutup ini sudah dimiliki, sehingga pihaknya tidak menganggarkan khusus.

"Yang mahal itu lemarinya, karena ini sudah punya sendiri. Jadi kami hanya menyiapkan lampu dan kabelnya saja," jelas dia.

Namun, lampu yang dipakai masih belum standar. Seharusnya lampu yang dipakai ‎menggunakan bohlam tipe C.

Harganya sekitar Rp 800 ribu per buah yang cukup untuk menerangi lemari berukuran tinggi dua meter dan lebar satu meter.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved