Breaking News:

Komitmen Mewujudkan Purbalingga Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani

Sejumlah pejabat struktural tanda tangani komitmen bersama yang dilaksanakan pembangunan Zona Integritas.

Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Sejumlah pejabat struktural tanda tangani komitmen bersama yang dilaksanakan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pemkab Purbalingga, yang dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo, Jumat (7/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Sejumlah pejabat struktural tanda tangani komitmen bersama yang dilaksanakan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pemkab Purbalingga, yang dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo, Jumat (7/8/2020).

Komitmen tersebut guna mewujudkan Purbalingga menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Purbalingga,  Widiono mengatakan dalam rangka membangun zona intergritas terdapat tim di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).  Tim itu berasal dari inspektorat, bagian organisasi,  dan Bapelitbangda yang akan melakukan pendampingan dan monitoring. 

"Adanya sentuhan tersebut hasilnya akan kami laporkan ke Kemenpan RB untuk mengetahui apakah sudah memenuhi kriteria WBK,"tutur dia. 

Menurutnya,  ada beberapa indikator yang tercantum dalam Permenpan Nomor 10 tahun 2019. Pada peraturan tersebut termuat sejumlah penilaian-penilaian untuk menuju WBK. 

"Setelah adanya kondisi yang bebas korupsi, peningkatan kualitas ASN, peningkat pelayananan baru menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)," jelasnya. 

Dikatakannya,  tahun lalu beberapa OPD telah dibina diantaranya RSUD, dan DPMPTSP.  Selanjutnya  pihaknya akan siapkan  RSUD Panti Nugroho dan Dindukcapil.

 "Kami dorong  OPD yang bebas korupsi," tuturnya. 

Terkait pemeriksaan,  Widiono mengatakan terdapat hal-hal administrasi yang perlu perbaikan.  Dirinya menilai pelanggaran yang terjadi hanya berkisar lima persen.

"Terkait dengan keuangan langsung diselesaikan. Paling ya kesalahan hitung,  telat bayar pajak. Penyimpangan bukan pada personel tapi ya karena keterlambatan, " tukasnya. 

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved