Para Hakim Pengadilan Tinggi Jateng Bagikan Bunga ke Masyarakat Peringati Hari Antikorupsi Sedunia
Pengadilan Tinggi Jateng gelar rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di depan PT Jawa Tengah, Jumat (7/8/2020).
Penulis: Zain Arifin Rochmat | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah menggelar rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di depan PT Jawa Tengah, Jumat (7/8/2020). Acara diikuti para hakim, yustisial, hakim ad-hoc, dan seluruh pegawai.
Peringatan dimulai dengan senam pagi. Uniknya, mereka mengenakan kaus berwarna hitam. Kemudian, aksi dilanjutkan dengan pembagian bunga kepada pengendara yang melintasi Jalan Pahlawan, Kota Semarang.
"Melalui semangat Hari Antikorupsi Sedunia, kami mengajak masyarakat menolak dan memerangi tindak pidana korupsi," kata Ketua PT Jawa Tengah, Cicut Sutiarso.
Tak hanya mengajak masyarakat luas, ia mengatakan, pengadilan melalui PT Jawa Tengah juga berupaya meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat agar bisa lebih maksimal.
Peningkatan kualitas pelayanan tersebut akan diwujudkannya melalui aplikasi pelayanan berbasis virtual yang saat ini sedang disiapkan. Untuk pembuatan aplikasi tersebut, PT Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah.
"Aplikasi ini nantinya dapat memudahkan pelayanan masyarakat yang tinggal hingga ke pelosok desa," jelas Cicut.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar masyarakat dapat merasakan pelayanan tanpa harus bertemu dengan petugas di pengadilan. Sebagaimana yang saat ini berjalan di berbagai pengadilan karena dampak pandemi Covid-19.
"Kalau sekarang kan kita harus daring, apalagi di masa pandemi ini. Jadi masyarakat bisa tetap merasakan pelayanan tanpa bertatap muka. Selain itu juga meminimalisir potensi pungli oleh oknum tertentu," terangnya.
Terkait pembangunan zona integritas, PT Jawa Tengah telah menyandang predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK). Saat ini, PT Jawa Tengah telah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan untuk memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Jadi kami ingin tingkatkan terus pelayanan. Dengan predikat tersebut nantinya akan menjadi wujud pelayanan prima kepada masyarakat. Dan tentunya bersih dari korupsi," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tolak-korupsi.jpg)