Breaking News:

KKN Undip

Tak Banyak yang Tahu, Minyak Jelantah Punya Nilai Ekonomis

Nadhira Ramadhani Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro pun berupaya memberikan solusi agar limbah minyak jelantah dapat dimanfaatkan.

IST
Produk sabun Zero-Waste dari minyak jelantah atau minyak goreng bekas 

TRIBUNJATENG.COM, BEKASI – Kebanyakan ibu rumah tangga menggoreng makanan menggunakan minyak goreng.

Makanan yang digoreng pun menghadirkan sensasi kriuk hingga menambah nafsu makan.

Tidak terelakkan, memasak dengan minyak goreng dapat memunculkan permasalahan limbah.

Namun disayangkan ketika minyak goreng bekas atau yang akrab disebut minyak jelantah ini sering terbuang percuma.

Melihat permasalahan ini, Nadhira Ramadhani Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro pun berupaya memberikan solusi agar limbah minyak jelantah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi produk lain.

Minyak jelantah dari tiap rumah warga dikumpulkan sebagai gerakan ‘donasi’ sehingga diharapkan bisa menjadi kegiatan yang bermanfaat dan berkelanjutan.

“Salah satu pemanfaatan limbah ini adalah dengan menyulap minyak jelantah menjadi sabun multifungsi,” ungkap Nadhira, Rabu (5/8/2020).

Dari segi pengolahan, minyak jelantah hanya perlu menggunakan basa yang banyak ditemukan di masyarakat seperti soda api (NaOH).

Namun sebelum dicampur dengan soda api, minyak jelantah wajib dijernihkan kembali dengan direndam menggunakan arang selama satu malam.

Pembuatan sabun yang hanya memakan waktu kurang dari 30 menit, tetapi harus dilakukan proses purifikasi selama tiga sampai empat pekan hingga siap digunakan.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved