Breaking News:

Berita Internasional

Sekolah Online Mahal, GP Ansor Gerakkan WiFi Gratis pada 543 Titik di Indonesia

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19 membuat banyak siswa terutama orangtua kesulitan mengikuti karena terkendala biaya belanja ku

Editor: m nur huda
Istimewa
Program WiFi Gratis untuk Siswa Sekolah yang diinisiasi Gerakan Pemuda Ansor 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19 membuat banyak siswa terutama orangtua kesulitan mengikuti karena terkendala biaya belanja kuota.

Hal ini membuat banyak pihak prihatin. Untuk menjembatani agar para siswa bisa tetap belajar di saat pandemi Covid-19 ini, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor meluncurkan Program WiFi Gratis untuk Siswa Sekolah.

Gerakan WiFi Gratis ini akan dilakukan secara nasional. Saat ini telah dimulai di 543 titik di seluruh Indonesia dan akan terus bertambah.

Beberapa daerah sudah melaksanakan, seperti Jakarta, Pekanbaru, Pemalang, Kota Serang, Rembang, Kota Semarang, Batang, Blora, Sragen, Pekalongan, Brebes, Yogyakarta, Surabaya, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Cirebon, Ciamis, Cilacap, Banyumas, Indramayu, Bandung, Bogor, Purwakarta, Lampung, Jambi, Pontianak, Makassar, Palangkaraya, dan lainnya.

Hasil Kongres Partai Gerindra, Prabowo Subianto Jabat Ketua Umum Lagi

Sudah Dibuka Lagi, Ini Hal Baru yang Perlu Diketahui soal Kartu Prakerja

Cerita Lulusan SMA Ini Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Disabilitas di Karanganyar

Tempat‎ Wisata Kudus Dibuka, Bergas Ingin Ada Kolam Seperti Umbul Ponggok di Taman Krida

Lewat gerakan ini, pengurus GP Ansor memfasilitasi layanan jaringan internet (WiFi) secara cuma-cuma bagi anak sekolah.

Fasilitas internet gratis ini dipasang di rumah-rumah kader Ansor atau sekretariat GP Ansor yang strategis.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Program WiFi Gratis untuk siswa sekolah sengaja dicanangkan sebagai respons Ansor atas dinamika sosial yang dialami masyarakat saat pandemi ini.

Yaqut menilai, sekolah online faktanya banyak menyisakan persoalan di tengah masyarakat.

Dari banyaknya masalah yang muncul, GP Ansor menilai kebutuhan kuota internet adalah di antara yang persoalan yang sering dikeluhkan siswa maupun orangtua.

“Program ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial GP Ansor demi menyelamatkan dan mencerdaskan anak bangsa,” ujar Gus Yaqut, panggilan akrabnya dalam keterangan persnya pada Tribunjateng.com, Minggu (8/8/2020).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved