Breaking News:

Virus Corona Jateng

BREAKING NEWS : 26 Santri Pati Positif Corona, FKPPK Sebut Pasien Satu Pondok yang Sama

Bupati Pati Haryanto mengatakan, terdapat penambahan jumlah santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tes swab.

Tribun Jateng/ Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto ketika diwawancarai di Gedung DPRD Pati, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto mengatakan, terdapat penambahan jumlah santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tes swab.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, awal Agustus ini sembilan orang santri di salah satu pondok pesantren di Kajen, Kecamatan Margoyoso, dinyatakan positif corona.

Pondok pesantren tersebut memiliki total 105 orang santri.

"Setelah sembilan dinyatakan positif, sisanya, yakni 96 santri telah diswab secara bertahap. Hasil terbaru menunjukkan bahwa ada tambahan lagi yang positif Covid-19, yakni sebanyak 26 santri," ujar Haryanto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (9/8/2020).

Menyikapi hal ini, lanjut Haryanto, berdasarkan hasil koordinasi antara Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda, serta pengasuh pondok dan Satgas Ponpes, diputuskan bahwa santri yang negatif Covid-19 harus dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Tujuannya agar pondok pesantren mereka betul-betul steril kembali.

Adapun santri luar Jawa yang belum bisa pulang akan ditempatkan di lokasi steril di luar pondok hingga ada pihak keluarga yang menjemput.

Sementara, 26 santri yang positif Covid-19 harus menjalani karantina di pondok tersebut, lantaran tempat karantina di Hotel Kencana masih penuh.

"Namun, jika nanti yang di Hotel Kencana sudah ada yang sembuh, tentu akan kami karantina di hotel tersebut," kata dia.

Haryanto meminta semua pihak, khususnya kalangan pendidikan, baik itu pengasuh pondok atau guru, santri atau pelajar, serta wali santri atau orang tua murid untuk bijak menyikapi hal ini.

"Kami tahu anak-anak sudah bosan di rumah, orang tua pun mungkin bertambah pekerjaannya karena harus mendampingi putra-putrinya belajar secara daring.

Halaman
12
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved