Breaking News:

Berita Kudus

Harga Cabai Merosot, Petani di Kudus Minta Kemudahan Akses Perbankan‎

Sejumlah petani di Kabupaten Kudus berharap memperoleh akses pembiayaan di tengah rendahnya harga jual cabai.

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Petani cabai tengah memelihara tanaman di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Senin (10/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejumlah petani di Kabupaten Kudus berharap memperoleh akses pembiayaan di tengah rendahnya harga jual cabai.

Petani cabai, Mulyono (45) menceritakan, harga cabai di tengah pandemi Covid-19 ini anjlok di kisaran Rp 4.000 - Rp 8.500 per kilogramnya.

"Awal pandemi ini hanya Rp 4.000 per kilogram di tingkat tengkulak. ‎Sekarang kisarannya Rp 8.000 sampai Rp 8.500 per kilogram," ujar dia, Senin (10/8/2020).

Sudah Kantongi Nama yang Terlibat, Polresta Solo Ultimatum Pelaku Pengeroyokan Agar Menyerahkan Diri

Kapolresta Solo Kombes Andy Rifai Kena Pukulan Bertubi Oknum Ormas Saat Evakuasi Korban

Keren! Pembalap Indonesia Andi Farid Finish di Moto2 Sirkuit Brno Ceska, Berikut Hasil Lengkapnya

Update Virus Corona Semarang Senin 10 Agustus 2020

Terlebih kemarau panjang saat ini, membuat biaya pengelolaannya menjadi lebih tinggi karena ‎tanaman diserang penyakit.

"Penyakitnya musim kemarau panjang ini ada ulat, patek (serangga), jadi biayanya tinggi," ujar warga Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Hal tersebut membuat pendapatannya mengelola lahan pertanian tersebut menurun, bahkan merugi saat mengelola lahan pertanian selama 80 hari itu.

Sehingga dia berharap ada bantuan pembiayaan dari pemerintah selama pandemi ini bagi petani.

"‎Setengah hektare lahan yang dikelola ini bisa menghasilkan sekitar tiga kwintal cabai. Tapi kadang hasilnya buruk, kami meminta pembiayaan dari pemerintah," jelas dia.

Pada saat musim sedang baik. Harga jual cabai tersebut menguntungkan bisa mencapai Rp 45 ribu per kilogram.

"Kalau bagus harganya itu Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu‎ per kilogram," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved