Breaking News:

PSIS Semarang

Isi Waktu saat Kompetisi Liga 1 Terhenti, Ini Kesibukan IKP

Lelaki yang juga mantan penjaga gawang PSIS tersebut mengaku menghabiskan waktu di Solo, Jawa Tengah

Istimewa
Kegiatan pelatih kiper PSIS I Komang Putra saat kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara adalah bersepeda 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatih kiper PSIS Semarang, I Komang Putra atau yang akrab disapa IKP mencerikan mengenai kegiatannya semasa kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara.

Lelaki yang juga mantan penjaga gawang PSIS tersebut mengaku menghabiskan waktu di Solo, Jawa Tengah.

Momen bersama keluarga menjadi pilihan IKP sembari menunggu kompetisi segera dilanjutkan.

Sudah Kantongi Nama yang Terlibat, Polresta Solo Ultimatum Pelaku Pengeroyokan Agar Menyerahkan Diri

Gelar Razia Masker, Kepala Satpol PP Kota Semarang Cerita Pengalaman Tertular Covid: Itu Berat

Masuk ke Jantung Musuh, Anggota Kopassus Nyamar Jadi Penjual durian, Sempat Ditembaki Kawan Sendiri

Didominasi Warga Kebumen & Brebes, Ini Nama 8 Korban Tewas & 15 Luka Kecelakaan Maut di Tol Cipali

"Kesibukan saya selama kompetisi dihentikan, lebih banyak di rumah bersama keluarga. Lebih bahkan aktif di rumah saja, seperti bersih-bersih," kata IKP.

Dia juga menyebut, menemani anak k dua yang saat ini sibuk belajar secara online.

"Saya juga banyak menghabiskan waktu bersama anak saya yang nomor dua, yang masih SD.

Susah bangun pagi, dan menemaninya belajar dari sekolahnya secara virtual," ungkap IKP.

Disisi lain, IKP mengatakan ia dan keluarga juga kerap bersepeda hingga ke Boyolali selain kerap juga keliling di area tempat tinggalnya bersama anjing peliharaan.

"Untuk kegiatan lain menyalurkan hobi, saya sering bersepeda dengan anak dan istri.

Dari rumah di Laweyan sampai ke Waduk Cengklik Boyolali. Dua kali seminggu, dan di akhir pekan," kata IKP yang juga pernah membawa PSIS juara Ligina tahun 1999.

"Kadang kalau setiap pagi atau sore saya keluar rumah jalan-jalan dengan anjing piaraan saya. Berkeliling sekitar rumah termasuk di lapangan Sriwaru," tambahnya.

Adapun semasa kompetisi dihentikan, IKP mengatakan tetap berpesan agar para penjaga gawang PSIS tetap menjalani latihan. Terutama melatih refleks.

"Saya percaya dengan para kiper di PSIS, bahwa mereka bisa menjaga peforma saat nanti kompetisi lanjut. Minimal mereka menjaga berat badan dan berlatih refleks selama menunggu kompetisi nanti," ungkapnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved