Breaking News:

Kebijakan Fiskal Jadi Harapan Selamatkan Ekonomi dari Resesi

Kebijakan fiskal pemerintah menjadi satu-satunya cara untuk menolong ekonomi Indonesia agar tidak terpuruk dalam kondisi resesi atau krisis.

Editor: Vito
tribunnews.com
Raden Pardede 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Raden Pardede mengatakan, kebijakan fiskal pemerintah menjadi satu-satunya cara untuk menolong ekonomi Indonesia agar tidak terpuruk dalam kondisi resesi atau krisis.

"Memang dalam situasi krisis sekarang ini, bisnis yang berfungsi secara optimal adalah bisnisnya pemerintah. Jadi bisnis pemerintah adalah fiskal. Kebijakan fiskal yang sangat berperan," katanya, dalam konfrensi pers virtual, Senin (10/8).

Menurut dia, bila mengharapkan dari pelaku usaha swasta, ekonomi RI justru akan sulit selamat dari resesi. Sebab, pelaku usaha swasta lebih berhati-hati dalam bertindak dan memberi keputusan.

"Karena swasta ini ada kehati-hatiannya, masih ragu. Jadi mereka kecenderungannya menunda. Nah, pemerintah ini kan enggak bisa menunda dalam situasi seperti ini, maka inisiatif pemerintahlah yang dominan," ucapnya.

Pardede menyebut, pemerintah akan menggelontorkan Rp 692 triliun untuk program PEN. Dana yang diberikan itu diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III yang sebelumnya terkontraksi pada kuartal II 2020 sebesar minus 5,32 persen.

"Jadi, program pemerintah yang akan diusahakan adalah bagaimana program-program belanja pemerintah ini bisa berjalan dengan cepat dan efektif, dan kena kepada program yang diberikan bantuan," paparnya.

Di sisi lain, dia menambahkan, sektor komunikasi, pertanian, obat-obatan, makanan dan minuman menunjukkan pertumbuhan positif pada kuartal II/2020, sehingga bisa jadi pendorong ekonomi RI. (Kompas.com /Ade Miranti Karunia)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved