Breaking News:

Kisah Nando, Bocah Semarang Lawan Kanker Tulang, Benamkan Cita-cita Jadi Tentara

Joseph Arnando (8) atau Nando hanya dapat diam saat anak seusianya berlari riang di depan rumahnya.

RIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Joseph Arnando (8) atau Nando hanya dapat diam saat anak seusianya berlari riang di depan rumahnya.

Ia menatap temannya bermain dari atas kursi roda dari rumahnya di Jalan Karanggawang Baru II RT 6 RW 6 Tandang Semarang.

Lantaran Nando kini telah kehilangan kaki kirinya yang telah diamputasi. "Kaki kiri Nando diamputasi bulan kemarin, tepatnya 14 Juli 2020 pukul 10.00 WIB."

"Kakinya di potong hingga pangkal agar kanker tulang tidak menyebar ke seluruh tubuhnya," ujar Ibunda Nando,
Okti Christiana (45) kepada Tribunjateng.com, Minggu (9/8/2020).

Okti menjelaskan, Nando pertama didiagnosa mengidap kanker tulang pada pertengahan tahun 2019. Ketika itu, paha di kaki kiri Nando membengkak.

Penyebabnya Nando terjatuh saat bermain tetapi kejadian terjatuh itu tidak diceritakan ke siapapun. Selang beberapa hari, kakinya mulai membengkak. Ia mengira anaknya sakit biasa sehingga diobati seadanya. Satu di antaranya dengan cara dipijat tradisional. Namun kian lama lukanya makin parah.

"Sekira dua bulan kemudian bengkaknya makin membesar maka saya periksakan ke RS Bhayangkara Semarang," ujarnya.

Hasil pemeriksaan di Rumah Sakit tersebut, terang Okti, dokter bilang tidak ada masalah apapun. Nando hanya diberi obat penyembuh memar. Tetapi obat itu tidak banyak menolong. Malah sakit di kaki Nando semakin parah.

Ia pun memilih membawa Nando kembali ke rumah sakit itu. Dokter lalu melakukan rontgen. Kemudian dokter tersebut mevonis kaki Nando terkena tumor.

"Kami disuruh rujuk ke RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang, barulah diketahui anak saya terkena kanker tulang," bebernya.

Halaman
123
Penulis: iwan Arifianto
Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved