Breaking News:

Tak Puas Putusan Banding, Mantan Bupati Kudus M Tamzil Ajukan Kasasi

Mantan Bupati Kudus M Tamzil mengajukan upaya hukum kasasi ke MA atas kasus suap dan gratifikasi yang menjeratnya.

tribunjateng/hermawan handaka
Mantan Bupati Kudus M. Tamzil yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan sarana prasarana pendidikan Kabupaten Kudus 2004-2005 senilai Rp21,9 miliar, mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor, Semarang, Jawa Tengah, Senin (16/12/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mantan Bupati Kudus, M Tamzil, mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas kasus suap dan gratifikasi yang menjeratnya. Kasasi diajukan menyikapi putusan hakim Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah atas upaya bandingnya.

Upaya kasasi telah didaftarkan Tamzil ke MA melalui Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Saat ini, kasasi masih dalam proses sehingga putusan hukum yang dijatuhkan padanya pada peradilan tingkat sebelumnya belum berkekuatan hukum tetap (inkrach).

"Iya, masih kasasi," kata Humas PN Semarang, Eko Budi Supriyanto, Senin (10/8/2020).

Dalam putusan upaya banding, majelis hakim PT Jawa Tengah yang dipimpin Dwi Prasetyanto menguatkan putusan hakim pada Pengadilan Tipikor Semarang yang memvonis Tamzil dengan pidana selama 8 tahun penjara.

Hanya saja, majelis hakim PT Jawa Tengah menghilangkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 2,125 miliar. Namun, jumlah denda yang harus dibayar ditambah menjadi Rp 500 juta dari sebelumnya hanya Rp 250 juta.

Kemudian, hakim juga memberi hukuman tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun terhitung sejak Tamzil selesai menjalani pidana penjara.

"Menetapkan penahanan yang telah dijalani terdakwa, dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan terdakwa tetap dalam tahanan," ucap hakim Dwi Prasetyanto, dalam amar putusannya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved