Breaking News:

Permudah Santri Penuhi Kebutuhan Saat Lockdown, FKPPK Sediakan Layanan Ekspedisi ES-Go

Desa Kajen, Kec Margoyoso tengah menjadi sorotan lantaran sejumlah santri di salah satu pondok positif corona.

Permudah Santri Penuhi Kebutuhan Saat Lockdown, FKPPK Sediakan Layanan Ekspedisi ES-Go
Istimewa
Pengelola layanan ekspedisi berbasis internet ES-Go menunjukkan tampilan aplikasi di situsweb.

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso tengah menjadi sorotan lantaran sejumlah santri di salah satu pondok dinyatakan positif corona.

Menyikapi hal ini, Forum Komunikasi Pengasuh Pondok Pesantren Se-Kajen dan Sekitarnya (FKPPK) mengeluarkan maklumat agar seluruh pondok pesantren menutup akses keluar-masuk pondok, kecuali untuk keperluan logistik dan kesehatan.

Keperluan logistik pun secara khusus dikelola oleh Satgas Jogo Santri di masing-masing pondok. Artinya, mayoritas santri tidak bisa keluar lingkungan pondok masing-masing.

Beruntung, FKPPK telah menciptakan layanan ekspedisi berbasis web bernama ES-Go (Ekspedisi Santri-GO). Layanan ini dapat mempermudah para santri memenuhi kebutuhannya dalam situasi ini

ES-Go yang merupakan layanan ekspedisi daring khusus wilayah Kajen dan sekitarnya ini dimanfaatkan para santri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

CEO ES-Go Isyrokh Fuaidi mengatakan, pada prinsipnya ES-Go adalah jasa ekspedisi santri Kajen dan sekitarnya yang melayani kebutuhan antar dan pesanan barang maupun makanan.

Jasa antar dan pesanan ini meliputi kebutuhan sehari-hari santri dan pondok pesantren seperti makanan, perlengkapan mandi dan mencuci, perangkat pembelajaran, dan kebutuhan lain yang dibutuhkan santri sehari-hari.

Ia menyebut, ES-Go dikelola oleh tim khusus dengan manajemen profesional yang mengedepankan pelayanan prima. Sehingga, pelanggan yang rata-rata dari kalangan santri dan pesantren dapat terlayani dengan baik.

Produk layanan yang diberikan pun beragam dan mengutamakan produk barang dan jasa lokal desa Kajen dan sekitarnya.

"ES itu adalah singkatan dari Ekspedisi Santri. Sedangkan kata GO merupakan bahasa khas Pati. Meski awalnya untuk memenuhi kebutuhan logistik pondok pesantren saja, tapi pada pelaksanaannya dapat juga dimanfaatkan oleh masyarakat umum di wilayah Kajen sehingga memiliki dampak positif yang lebih luas. Esgo juga membuka kerjasama seluas-luasnya dengan berbagai badan usaha baik kecil maupun menengah di sekitar Kajen supaya semua jenis usaha dapat di-daring-kan," jelasnya pada Tribunjateng.com, Selasa (11/8/2020).

Jenis-jenis layanan yang diakomodasi ES-Go antara lain transfer uang ke santri pondok, pesan-antar makanan, jasa antar jemput anak, pengambilan dan pengiriman barang di wilayah Kajen, jasa fotokopi, jasa antar surat/undangan, dan jasa belanja.

"Ekspedisi ini didesain secara sederhana dengan berbasis web, sehingga cukup dibuka menggunakan browser di handphone dan pelanggan mengisikan pesanannya secara online," imbuhnya.

Isyrokh mengatakan, pemanfaatan teknologi informasi yang sederhana ini juga untuk melatih santri dan pemuda di Kajen dalam rangka membantu kebutuhan masyarakat desa sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

"Sumberdaya IT yang ada di sekitar dan bahkan cukup murah dapat dimanfaatkan dengan adanya kerjasama yang baik oleh semua pihak. Tren perilaku kehidupan masyarakat saat ini bukan lagi soal harga, tapi lebih pada tersedianya layanan prima, kecepatan, kenyamanan dan cara yang praktis," tandas dia.

Layanan ES-Go bisa diakses melalui situsweb esgokajen.com (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved