Breaking News:

Berita PSIS

Panpel PSIS Libatkan Steward untuk Antisipasi Jebolan Suporter di Stadion Citarum Semarang

PSIS Semarang dipastikan akan menggunakan Stadion Citarum Semarang sebagai homebasenya di Liga 1 2020 saat kompetisi kembali digulirkan.

TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA
Penampakan salah satu sudut Stadion Citarum Semarang saat ini, Rabu (8/1/2020). Rencananya stadion tersebut akan digunakan sebagai homebase PSIS Semarang pada kompetisi Liga 1 2020. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dipastikan akan menggunakan Stadion Citarum Semarang sebagai homebasenya di Liga 1 2020 saat kompetisi kembali digulirkan.

Kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 akan dimulai kembali pada awal Oktober mendatang.

Salah satu persyaratan agar kompetisi Liga 1 2020 bisa dilanjutkan yakni seluruh pertandingan wajib di gelar tanpa kehadiran penonton.

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai Diganti, Kini Dijabat Mantan Dirreskrimsus Polda Lampung 

Cerita saat Habib Umar Assegaf Dipukuli & Diinjak Kepalanya Oleh Ormas di Solo

Sosok Habib Umar Assegaf Korban Pengeroyokan di Solo, Farid: Tapi Bukan Habib yang dari Bangil

Didukung Mabes Polri, Polda Jateng Buru Otak di Balik Pengeroyokan Habib Umar Assegaf di Solo

Untuk mengantisipasi hal itu, Ketua Panpel PSIS Semarang, Danur Rispriyanto mengatakan pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada dua kelompok suporter fanatik PSIS, yakni Snex dan Panser Biru.

Menurut Danur, pihaknya berharap pengurus di kalangan suporter khususnya untuk mensosialisasikan terkait hal tersebut.

"Kita kemarin sudah dua kali bertemu kelompok suporter. Baik Panser Biru dan Snex. Mereka kita ajak bicara, mengapa kok di Stadion Citarum. Terus kenapa kok tanpa penonton.

Kita minta bantuan mereka nantinya mulai dari sekerang mereka sudah bisa mensosialisasikan ke kelompok suporter bahwa pertandingan di Stadion Citarum dan tanpa penonton," kata Danur kepada Tribunjateng.com, Rabu (12/8/2020).

Guna mengantisipasi adanya bocoran atau jebolan ketika pertandingan di gelar, pihak Panpel akan bekerjasama dengan kepolisian dan juga sejumlah personel suporter baik Snex ataupun Panser Biru yang menjadi Steward.

"Jadi kita antisipasi mana-mana titik yang menjadi rawan. Di situ nanti ada aparat kepolisian, polisi militer, termasuk nanti kita melibatkan anak-anak Panser dan Snex," ucapnya.

Menurut Danur, langkah Panpel dalam mengajak suporter terlibat dalam pengamanan karena memiliki pendekatan yang berbeda dengan pihak keamanan untuk mencegah bila kedatangan oknum suporter yang nekat ingin masuk ke stadion.

"Karena cara antisipasi pihak keamanan dengan teman-teman suporter itu beda. Makanya kita libatkan juga di sana. Jadi jangan sampai pertandingan malah menimbulkan kegaduhan," jelasnya.

Adapun saat ini, Danur menuturkan jika pihaknya sudah mendapat restu dari pihak keamanan Kota Semarang untuk menggelar pertandingan Liga 1 di Stadion Citarum.

"Secara lisan Pak Kapolres sudah mengijinkan kita menggelar pertandingan di Stadion Citarum. Tentunya pesan beliau adalah protokoler kesehatan harus dijunjung tinggi," ungkapnya.

"Sementara ini baru pihak keamanan, nanti kita akan mengadakan audiensi dengan gugus tugas. Artinya kita kan juga ounya acuan dari PT. Liga. Apa-apa yang harus kami siapkan. Nah nanti akan kita sampaikan ke mereka juga," pungkasnya.(*)

WHO Pertanyakan Kemanjuran Vaksin Covid-19 Ciptaan Rusia, Ilmuwan Menilai Putin Ceroboh

Kapolda Jateng Pegang Identitas Pelaku Pengeroyokan di Solo: Silakan Segera Serahkan Diri

Inilah Sosok Kamala Harris Perempuan Berdarah India-Jamaika Cawapres AS Joe Biden

Kronologi Kecelakaan di Tol Bawen hingga Avanza Terbakar, Polisi Buru Truk yang Kabur

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved