Pilkada Serentak 2020

4 Paslon Berpeluang Ramaikan Pilkada Kendal 

Sementara hanya satu partai yakni Golongan Karya (Golkar) yang sudah terang-terangan mengusung Bakal Calon Wakil Bupati Kendal

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Saiful Ma'sum
Anggota KPU Kendal memperlihatkan tahapan-tahapan Pilkada 2020 yang berjalan hingga Desember nanti, Kamis (13/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Geliat pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Kendal hingga kini masih adem ayem.

Pilkada Kendal diprediksi akan memanas di penghujung Agustus setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali melewati rekomendasinya untuk Kendal.

Sementara hanya satu partai yakni Golongan Karya (Golkar) yang sudah terang-terangan mengusung Bakal Calon Wakil Bupati Kendal.

Petentang-petenteng di Laut Indonesia, Kapal Malaysia Cuma Dibentak TNI Tanpa Senjata Kocar-kacir

Katalog promo Indomaret Super Hemat, Tinggal 2 Hari, Cek Barang yang Perlu Anda Beli

Katalog Promo Superindo Hari Kerja 10-13 Agustus 2020, Diskon Beras Sabun hingga Minyak Goreng

PT KAI Daop 5 Purwokerto Kehilangan Potensi Pemasukan Hingga 1,2 Miliar per Hari Sejak Pandemi Covid

Meski begitu, pesta demokrasi Pilkada Kendal 9 Desember nanti masih mungkin dimeriahkan oleh 4 pasangan calon (paslon).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kendal, Akhmat Suyuti mengatakan, pemberian rekomendasi kepada pasangan calon di partainya merupakan kewenangan langsung dari DPP.

Hingga kini, pihaknya belum mengetahui pasti kapan rekomendasi untuk Kendal turun.

"Kami masih menunggu keputusan dari DPP siapa calon yang akan diusung dalam Pilkada Kendal," tuturnya di Kendal, Kamis (13/8/2020).

Mengingat pembukaan pendaftaran paslon dibuka pada 4 September nanti, Suyuti memperkirakan rekomendasi dari PDI Perjuangan pada Pilkada Kendal turun Agustus ini.

Terkait tanggalnya, ia mengaku tidak tahu pasti kapan rekomendasi itu turun.

"Yang jelas Agustus ini seharusnya, tanggalnya kita tidak tahu apakah pertengahan Agustus atau justru akhir Agustus," jelasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal, Hevy Indah Oktaria, mengatakan, dari hasil perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal pada Pemilu Legislatif 2019, Pilkada Kendal berpeluang diikuti empat paslon.

Terlebih belum adanya partai politik yang mengerucut untuk mendukung pasangan calon.

Dari data yang ada, hasil Pemilu Legislatif 2019 lalu, PKB menjadi pemenang dengan meraih 10 kursi, unggul perolehan suara dari PDI Perjuangan yang juga meraih 10 kursi. Setelahnya diikuti Gerindra dengan 6 kursi, Golkar 3 kursi, PAN 3 kursi, Demokrat 3 kursi, PKS 2 kursi, Nasdem 2 kursi, dan Perindo 1 kursi.

"Perkiraan kami bisa diikuti hingga empat paslon. Namun politik itu bisa saja berubah-ubah setiap saat. Nanti diketahui setelah penetapan paslon oleh KPU pada 23 September mendatang," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved