Berita Banjarnegara

Pemkab Banjarnegara Ujicoba Sinkronisasi Sistem Informasi Kepegawaian

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyempurnakan sinkronisasi dan integrasi Sistem Informasi Kepegawaian (Simpe

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Uji Coba Sinkronisasi Simpeg di Aula CAT BKD Banjarnegara, Rabu (12/8) 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyempurnakan sinkronisasi dan integrasi Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg). Dalam Uji Coba Sinkronisasi Simpeg di Aula CAT BKD Banjarnegara, Rabu (12/8), tim teknis BKD mendemonstrasikan proses sinkronisasi dan integrasi data Simpeg dengan Sim lainnya yang saling berhubungan.

Uji coba Sinkronisasi Simpeg tersebut meliputi e-mutasi, e-kinerja, dan e-gaji.

Sekretaris Daerah Indarto mengatakan, pihaknya sedang mengarah pada penerapan program pemerintah melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Petentang-petenteng di Laut Indonesia, Kapal Malaysia Cuma Dibentak TNI Tanpa Senjata Kocar-kacir

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa Ketok Pintu Rumah Ganjar Pranowo Malam-malam

Nelayan Indonesia Nikahi Bule Cantik Asal Prancis, Kini Nasibnya Berubah, Ini Kisahnya

MotoGP 2020 Seri Austria Rossi Ubah Motor Jadi Settingan Lawas: Saya Bisa Attack dan Pulihkan Posisi

“Dengan penerapan teknologi kerja pemerintah akan lebih efektif dan efisien,” katanya, Rabu (12/8)

Pihaknya telah menetapkan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pilot project membangun tertib administrasi kepegawaian dan keuangan, yakni BKD, BPPKAD, Bappeda dan Setda di Bagian Organisasi.

Kepala BKD Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo menerangkan, hari ini pihaknya melakukan uji coba integrasi simpeg BKD Sim Gaji di BPPKAD, dan e-Kinerja.

Sebelumnya, kata dia, Simpeg yang ada di BKD belum berbasis web (online) serta belum diupdate kondisinya.

Saat ini BKD telah membangun Simpeg yang ada dengan meng update data PNS data terakhir sampai Juli 2020.

Sudah 7.832 data PNS yang terekam dalam Simpeg saat ini.

“Dengan begitu simpeg ini akan update. PNS yang pindah ke OPD lain otomatis simpeg nya berubah,"katanya

Meski masih uji coba, kata Agung, diharapkan tak lama lagi sistem itu bisa diimplementasikan.

Dengan sinkronisasi tersebut, seorang ASN yang akan dipindah sudah melalui aplikasi tersebut.

Ia mencontohkan ketika ada promosi, kursi tersebut harus diperebutkan tiga orang calon.

Dalam rapat penilaian kinerja, tiga calon tersebut akan dipilih, mana yang disetujui, baru akan diusulkan kepada PPK, dalam hal ini bupati.

“Setelah PPK menyetujui, begitu di klik akan langsung keluar berita acara, sumpah janji sampai pada konsep SK nya.

Setelah pelantikan keluarlah SK nya, sehingga kita tidak input ulang,” terangnya. (aqy)

Viral Remaja Pria Tendangi Batu Nisan di Pemakaman, Direkam dan Ditertawakan Teman

Waketum IDI Sebut Konsumsi Produk Jamu Dapat Tingkatkan Imunitas Tubuh

4 Paslon Berpeluang Ramaikan Pilkada Kendal 

Terapkan Belajar Tatap Muka, Para Santri Ponpes di Banyumas Ini Dilarang Saling Pinjam Barang

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved