Breaking News:

Penjual Bendera di Demak Akui Pendapatannya Turun Drastis: Faktor Banyak Sekolah Libur

Menjelang perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, beberapa jalan di Demak mulai dipadati penjual bendera.

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Penjual bendera di Jalan Sultan Hadiwijaya, Demak. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, beberapa jalan di Demak mulai dipadati penjual bendera.

Mereka menjual bendera dalam bentuk ukuran. Ada yang kecil, sedang, dan besar. Salah seorang penjual bendera di kawasan Terminal, Jono menceritakan, bender ukukran 90 cm × 60 cm paling banyak dibeli pelanggan.

"Ukuraanya yanh kecil dan harganya yang paling murah banyak orang memilihnya," kata pria asal Tasikmalaya tersebut kepada Tribunjateng.com, Kamis, (13/8/2020).

Menurutnya, selain ukuran 90 cm x 60 cm, ukuran lebih besar lagi seperti ukuran 105 cm x 70 cm dan ukuran 120 cm x 80 cm juga banyak dibeli.

Untuk tiga ukuran itu, kata dia, harga jual mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu.

Dia mengakui, penjualan bendera tahun ini tidak selaris tahun-tahun sebelumnya.

"Banyak sekolah masih libur dan kantor masih tutup. Jadi yang beli turun hampir separuh. Mungkin karena ada virus corona itu," tuturnya.

Hal senada juga dialami Asep Supriatna (32), penjual bendera di sekitar Jalan Hadiwijaya. Dia menuturkan, setiap tahun selalu datang ke Demak setiap menjelang 17 Agustus. Namun, pada tahun ini, penjualannya paling sepi.

"Biasanya ngandalin sekolah sama kantor. Soalnya mereka kalau beli pasti banyak," tuturnya.

Namun, ungkapny, berhubung aktivitas belajar dan mengajar di sekolah masih diliburkan dan kantor masih ada yang tutup, pembeli bendera hanya berasal dari orang-orangan rumahan. Yang mana, kata Asep, setiap beli cuma satu bendera saja.

Berbeda dengan Jono, dagangan Asep yang paling laris dibeli justru bendera yang berukuran 120 cm x 80 cm. Untuk bendera ukukran tersebut, Asep menjualnya dengan harga Rp30 ribu (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved