Breaking News:

KKN Undip

Mahasiswa KKN Undip Ini Bikin Website Pemantau Covid-19 Berbasis RW

P2KKN Undip mengusung tema ”Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development

IST
Mahasiswa KKN Undip 2020 Davi Pramana Putra menunjukan aplikasi berbasis website Sipecovid19raptari untuk pencegahan Covid-19 berbasis RW di Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Foto di Badan Berita. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah pandemi Covid-19, Undip tetap menjalankan program KKN untuk melakukan pengabdian masyarakat di wilayah tempat tinggal masing-masing.

P2KKN Undip mengusung tema ”Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals)“ untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi berdasarkan Protokol Kesehatan di tengah pandemi.

Salah satu mahasiswa Undip Davi Pramana Putra mahasiswa Ilmu Komputer, berinisiatif membuatkan website berkaitan dengan Covid-19 yaitu membuat sistem informasi lingkup kecil dapat memanfaatkan masyarkat tentang pemantauan Covid-19.

“Tujuannya adalah mencari warga siapa saja yang terpapar akan mencatat melalui website Sistem Informasi Pemantauan Covid-19 secara local,” katanya, Kamis (13/8/2020).

Davi Pramana membuatkan aplikasi berbasis website berupa Sistem Informasi Pemantauan Covid-19 Graha Sapta Asri atau disebut Sipecovid19raptari.

Sipecovid19raptari merupakan sebuah website sistem informasi yang digunakan untuk memantau siapa saja warga terkena Covid-19 akan dicatat dengan berdasarkan status tingkat dampak virus.

Selain itu dalam pemakaian hanya digunakan untuk lingkup RW saja yang berlokasi di RW 10 Perumahan Graha Sapta Asri, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Kegiatan KKN Undip setiap mahasiswa bersifat monodisiplin dalam sehari-hari, yaitu menganalisis kebutuhan spesifikasi tentang virus corona.

Kemudian perancangan tampilan antarmuka dan basis data terhadap website, melakukan coding suatu pembuatan program web dan mengevaluasi hasil program untuk memperbaiki sebuah error (kesalahan) sistem dan tampilan web yang kurang cocok.

Selama pembuatan website untuk menyelesaikan programnya sekitar 26 hari termasuk mengevaluasi terhadap kesalahan pada program.

Selain tugas membuat website Sipecovid19raptrari, yaitu membuat poster tentang website yang dijadikan sebagai media rilis hasil Sipecovid19raptari dari poster ini isi kontennya adalah pengenalan web, lokasi, sampel tampilan halaman web dan cara kerja Sipecovid19raptari yang dapat lihat dengan poster kertas berukuran A3 terpasang di balai RW 10.

Manfaat yang dirasakan oleh warga perumahan Graha Sapta Asri yaitu dapat memudahkan dalam pemantauan dan pencatatan warga yang terpapar bisa dicatatkan oleh ketua Rukun Tetangga (RT).

Setiap ketua RT memiliki nama id sebagai alat pencatatan Covid-19 lalu diwakilkan lewat ketua RW untuk melihat laporan Covid-19 sehingga lebih efisien waktu dan tenaga kegiatan pemantauan, RW tanpa harus mengecek rumah ke rumah dari satu per satu cukup diwakil pada RT saja yang mencatat pasien Covid-19. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved