Breaking News:

Berita Pekalongan

Prajurit Kodim Pekalongan Bikin Nangis Suami Istri Buruh Nyolet Batik, Rumahnya Dibikin Lebih Layak

Warningsih menuturkan, rumah yang selama dua tahun ini ditinggali, akhirnya mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni direnovasi Kodim Pekalongan.

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Di tengah pesatnya pembangunan di tanah air, harus diakui masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup di tempat yang kurang layak.

Seperti yang dialami Subari (58) dan Warningsih (62) warga Desa Pringrejo, RT 1, RW 6, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Sudah dua tahun, keluarga ini rela tinggal di rumah tidak layak.

Kisah Mbah Khotim Sampai ke Telinga Jokowi, Ajudan Pribadi Presiden Turun Langsung Bawa Bantuan

Uang Hasil Jualan Keliling Dibawa Penipu, Mbah Khotim 1 Jam Bengong Tak Percaya, Pulang Jalan Kaki

BREAKING NEWS: Kecelakaan Motor Pawiyatan Luhur Semarang Tewaskan 1 Orang

Viral 9 Siswi SMP Solo Bully Teman di Alkid, Orangtua: Perasaan Saya Kacau Balau

Siang dan malam, panas serta hujan dilaluinya dengan sabar.

"Dua tahun saya tinggal di sini, dengan dinding triplek dan lantai beralas tanah."

"Masih bersyukur mas, masih bisa ditinggalin rumahnya."

"Boro-boro benerin rumah, orang makan saja untuk besok belum terpikirkan," kata Warningsih kepada Tribunjateng.com, Minggu (16/8/2020) siang.

Ia mengungkapkan, setiap hari ia dan suami bekerja sebagai buruh batik.

"Saya dan suami buruh nyolet batik," ungkapnya.

Warningsih menuturkan, rumah yang selama dua tahun ini ditinggali, akhirnya mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni yang direnovasi oleh Kodim 0710 Pekalongan.

"Serasa mimpi saja rumahnya di perbaiki oleh bapak-bapak TNI. Alhamdulillah, sekarang rumahnya jadi bagus, dinding sudah bertembok batu bata dan lantai berkeramik. Terimakasih pak TNI," tuturnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan mengatakan, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI), Kodim 0710 Pekalongan memberikan kado indah kepada warga yang kurang mampu dengan merehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Ada dua warga yang mendapat kado tersebut yaitu keluarga Subari (58) dan Warningsih (62), warga Desa Pringrejo RT 1,RW 6, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, dan keluarga Harun warga, RT 4, RW 3 Desa Salakbrojo Kecamatan, Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

"Kegiatan bedah rumah ini merupakan program TNI guna mengangkat harkat dan martabat masyarakat melalui pemberian rumah yang layak huni."

"Selain itu juga, kegiatan ini sebagai hadiah dari TNI dalam rangka HUT ke-75 RI," kata Letkol Czi Hamonangan.

Ditambahkan Dandim Letkol Czi Hamonangan, program bedah rumah tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bakti TNI kepada rakyat.

"Apa yang kita lakukan ini akan terus berlanjut dalam rangka mensejahterakan masyarakat," tambahnya. (Dro)

8 Siswi SMP Solo Pelaku Bully Teman Tak Ditahan, Kena UU Perlindungan Anak

Kecelakaan Horor di MotoGP Austria, Motor Terpelanting Nyaris Timpa Valentino Rossi, Bendera Merah

Pembalap Indonesia Andi Farid Alami Insiden Horor Kecelakaan di Moto2 Austria, Ini Hasil Lengkapnya

Inilah Sosok Indrian Puspita Paskibraka Cantik Istana Negara, Cetak Sejarah Baru 2 Kali Terpilih

 

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

 

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved