Breaking News:

HUT Ke-75 RI: Striker PSIS Hari Nur Sebut Tak Ada Lomba di Desanya

Penyerang PSIS Semarang Hari Nur Yulianto mengungkap ada perbedaan perayaan hari kemerdekaan ke 75 RI pada tahun ini.

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
Stiker PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyerang PSIS Semarang Hari Nur Yulianto mengungkap ada perbedaan perayaan hari kemerdekaan ke 75 RI pada tahun ini.

Pasalnya dalam HUT ke 75 RI ini, sejumlah wilayah di Indonesia masih harus melawan pandemi covid-19.

Hal tersebut kemudian berdampak pada pembatasan kegiatan masyarakat. Satu di antaranya di lingkungan tempat tinggal Hari Nur di Sukorejo, Kabupaten Kendal.

"Untuk tahun ini memang sangat beda kalau dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya ada banyak kegiatan lomba di kampung, tapi sekarang agak sepi," jelas Hari Nur kepada Tribunjateng.com, Senin (17/8/2020).

"Hanya saja, di kampung tempat tinggal saya masih tetap ada acara syukuran," imbuh Hari Nur.

Bagi pemain yang baru saja genap berusia 31 tahun tersebut, makna kemerdekaan baginya adalah semangat persatuan.

"Tentu saja makna kemerdekaan bagi kita semua adalah persatuan. Berbeda-beda tetapi tetap satu. Semoga Indonesia kedepannya semakin maju dan jaya," kata Hari Nur.

"Dan yang pasti keadaan di Indonesia bisa segera kembali normal, terbebas dari pandemi covid-19," katanya. (*)
 

--

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved