Breaking News:

Pustaka

Perpustakaan Digital Belum Jadi Aternatif Pelajar Mengakses Buku

Banyak pelajar yang belum mengenal perpustakaan digital. Padaha di tempat ini tersedia banyak buku elektronik (e-book) yang bisa diakses.

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Di tengah pandemi Covid-19 Perpustakaan Jawa Tengah yang ada di Jalan Sri Wijaya Kota Semarang nampak lengang, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah pandemi Covid-19, perpustakaan digital sangat dibutuhkan untuk menambah ilmu para pelajar.

Namun perkembangan digital yang juga merambah ke perpustakaan belum sepenuhnya diakses oleh pelajar tingkat SMA.

Beberapa pelajar menyatakan jarang berkunjung ke laman perpustakaan digital di tengah pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Akses buku digital pun didapat para pelajar dari pengajar dengan cara berbagi buku berformat Portable Document Format (PDF) lewat aplikasi chatting.

Senja, siswa kelas XI SMKN 8 Surakarta, mengatakan, ia sering mendapatkan buku digital dari gurunya.

"Kalau berkunjung ke laman perpustakaan digital secara langsung tidak pernah. Seringnya dapat buku (e-book) dari guru yang dibagikan lewat aplikasi chatting," paparnya saat ditemui Tribun Jateng, di Kota Semarang, Senin (17/08/2020).

Dilanjutkan Senja, ia lebih sering mengakses novel digital lewat aplikasi yang bisa diunduh melalui smartphone.
"Kalau novel saya sering mengunduhnya lewat aplikasi yang ada di smartphone, tapi kalau buku pelajaran tidak pernah," tuturnya.

Senada dengan Senja, Riska Ayu Maharani, siswi kelas XI di SMAN 7 Semarang, juga tak pernah mengunjungi laman perpustakaan digital.

"Hampir semua materi pelajaran disampaikan guru lewat online, termasuk buku yang harus dipelajari. Biasanya buku tersebut dibagikan dalam bentuk PDF," ucapnya.

Dijelaskannya, buku digital yang dibagikan oleh pengajar di sekolahnya beragam.
"Kadang buku mata pelajaran, kadang juga buku wirausaha atau bisnis, tergantung materi yang diajarkan saat pembelajaran online," katanya.

Ditambahkannya, di tengah pandemi Covid-19 buku digital yang dibagikan sangat bermanfaat.
"Kan sekolah belum dibuka, jadi belajarnya di rumah dan bacanya ya buku digital. Tapi kalau berkunjung ke perpustakaan digital, saya tidak pernah, bahkan saya tidak tahu alamat situsnya apa," tambahnya. (budi susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved