Breaking News:

700.000 UMKM Sudah Terima Dana BLT Rp 2,4 Juta

Kemenkeu memastikan pencairan dana hibah atau BLT senilai Rp 2,4 juta bagi pelaku UMKM sudah mulai dilakukan pada Senin (17/8).

IST
ILUSTRASI/DISPLAI PRODUK UMKM 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pencairan dana hibah atau bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 2,4 juta bagi pelaku UMKM sudah mulai dilakukan pada Senin (17/8).

"Bantuan produktif, sudah," ujar Staf Ahli Bidang Keuangan Negara Kemenkeu, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, kepada Kompas.com, Senin (17/8) malam.

Menurut dia, pencairan di hari pertama itu sudah menjangkau sekitar 700.000 UMKM. Artinya, pemerintah sudah menggelontorkan dana hingga Rp 1,68 triiliun. "Belum (semua UMKM terima dana hibah-Red), baru sekitar 700.000-an UMKM," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koperasi (Menkop) dan UKM, Teten Masduki mengatakan, ada 12 juta UMKM yang akan menerima dana hibah. Namun, pada tahap awal sudah dialokasikan untuk 9,1 juta penerima dengan total anggaran Rp 22 triliun.

Dana hibah hanya diberikan bagi pelaku UMKM yang belum pernah mendapat atau menerima bantuan peminjaman atau sejenisnya dari pihak perbankan (unbankable). Program ini dimulai pada 17 Agustus-31 Desember 2020 dengan skema berupa uang senilai Rp 2,4 juta per pelaku UMKM yang dibayarkan satu kali melalui bank penyalur.

”Teknisnya ini nanti si penerima usaha mikro yang kriterianya adalah dia belum pernah atau tidak sedang menerima pinjaman dari perbankan, akan ditransfer sebesar Rp 2,4 juta sekali transfer, langsung ditransfer ke rekening penerima,” terangnya.

Untuk mendaftar, pelaku usaha diidentifikasi dan diusulkan oleh lembaga pengusul, di antaranya dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM provinsi atau kabupaten/kota, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga, dan perbankan.

Selain itu, usulan juga bisa dilakukan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK, serta lembaga penyalur program kredit pemerintah yang terdiri atas BUMN dan BLU. (Kompas.com/Yohana Artha Uly)

Editor: Vito
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved