Bupati Tiwi Kunjungi Janda Pejuang Perintis Kemerdekaan, Ini Pesannya Kepada Generasi Muda

Memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab Purbalingga kunjungi janda pejuang perintis kemerdakaan.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Humas Pemda Purbalingga
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi kunjungi istri pejuang kemerdekaan. Pada anjangsana tersebut Bupati memberikan bantuan berupa bingkisan dan uang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Pemerintah Kabupaten Purbalingga kunjungi janda pejuang perintis kemerdakaan.

Janda pejuang yang dikunjungi adalah Sampi Sanwireja (83) warga RT 01 RW 01 Desa Munjul, Kecamatan Kutasari.

Sampi merupakan istri  ke-7 dari almarhum  Sanwireja pejuang republik Indonesia yang turut berjuang dalam mempertahankan kedaulatan RI dari kolonialisme Belanda. 

“Karena apapun kemerdekaan ini tidak bisa diraih tanpa adanya perjuangan beliau dan bapak termasuk salah satu orang yang berjuang memperebutkan kemerdekaan," tutur Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Selasa (18/8/2020).

Kegiatan tersebut, Bupati akrab disapa Tiwi, menyerahkan santunan dari Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdalduk KBP3A) Purbalingga berupa bingkisan dan sejumlah uang. Pemberian ini sebagai bentuk penghargaan kepada keluarga pejuang.

“Kami memberikan ada beberapa bantuan, jangan dilihat dari nilainya yang mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan perjuangan bapak dalam memperjuangkan kemerdekaan , akan tetapi ini bagian dari perhatian kami semoga jadi berkah barokah,” ujarnya.

Kehadiran Pemkab disambut baik oleh Sampi. Dirinya berterimakasih kepada  pemerintah yang telah memberikan perhatian. Pada kesempatan tersebut dia juga berpesan kepada generasi muda agar dapat mengisi kemerdekaan.

“Saya berpesan agar anak muda tetap mempertahankan kemerdekaan ini dengan memberikan hal-hal terbaik demi kemajuan negeri ini. Semangat dalam bekerja. Karena biar bagaimanapun Indonesia bisa merdeka diraih dengan susah payah,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved