Breaking News:

Jateng Ikut Tawarkan 24 Proyek Unggulan dalam IID

Jateng menawarkan 24 proyek unggulan dalam gelaran Indonesia Investment Day (IID).

TRIBUN JATENG/RUTH NOVITA LUSIANI
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memberikan sambutan dalam kegiatan Indonesia Investment Day (IID), di kantor Bank Indonesia (BI) Jateng, Selasa (18/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Ruth Novita Lusiani

TRIBUN JATENG.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng turut menawarkan potensi investasi dalam gelaran Indonesia Investment Day (IID). Kegiatan itu merupakan program unggulan promosi investasi tahunan yang diselenggarakan KBRI Singapura bekerjasama dengan BI dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kepala BI Jateng, Soekowardojo mengatakan, Jateng menawarkan 24 proyek unggulan dalam kegiatan yang sudah berlangsung selama tiga kali sejak 2018 lalu itu. Kegiatan ini sudah dimulai pada akhir Juni lalu dan direncanakan berakhir pada Oktober.

Menurut dia, IID kali ini diikuti 11 provinsi di Indonesia, termasuk Jateng yang turut berpartisipasi pada 18-19 Agustus 2020, di mana hari pertama digunakan untuk mempromosikan proyek investasi unggulan, disusul hari kedua kegiatan one on one meeting dengan investor.

“Jadi hari ini (kemarin-Red) merupakan giliran Provinsi Jateng untuk mempresentasikan proyek investasi unggulan yang dimiliki, kemudian besok (hari ini-Red) akan ada one on one meeting antara pemilik proyek dan investor untuk menindaklanjuti kegiatan hari ini (Selasa-Red),” katanya, kepada Tribun Jateng, di sela kegiatan IID, Selasa (18/8).

Soeko, sapaannya, menuturkan, proyek unggulan Jateng yang ditawarkan itu di antaranya Semarang City waste to energy yang merupakan proyek investasi unggulan dari Kota Semarang, Surakarta Street Lighting yang merupakan proyek investasi unggulan dari Kota Surakarta, Integrated Shrimp Fisheries yang merupakan proyek investasi unggulan dari Kabupaten Cilacap, dan Aviarna Industrial Park.

Sementara nilai investasi yang ditawarkan masing-masing proyek yang ditawarkan itu berkisar minimal Rp 15 miliar. Ke depan Soeko menyatakan, akan digelar pula penawaran investasi dengan negara lain seperti Jepang.

“Melalui keikutsertaan dalam kegiatan IID ini diharapkan dapat mempromosikan potensi investasi di Jateng kepada investor di negara-negara tersebut, dan mendatangkan investasi ke provinsi ini, serta meningkatkan devisa, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama untuk pemulihan kondisi akibat pandemi covid-19,” tandasnya.

Soeko menyatakan, dikarenakan pada tahun ini terdapat pandemi covid-19, yang membedakan penyelenggaraan tahun ini dengan sebelumnya yakni dilakukan secara virtual, dengan mengangkat tema 'The Role of Industry 4.0 Towards Sustainable Investments in Indonesia'.

Meski demikian, menurut dia, penyelenggaraan promosi investasi secara virtual itu dinilai dapat lebih efisien bagi para calon investor yang berminat, karena tidak perlu mengunjungi negara satu per satu. (*)

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: Vito
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved