Breaking News:

PSIS Semarang

PSIS Semarang Bidik Posisi Papan Atas di Liga 1 Meski Keterbatasan Finansial

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyebut tim PSIS Semarang tetap mengusung target tinggi jelang mengarungi laga lanjutan kompetisi Liga 1 2020 kendati

Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Yoyok Sukawi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyebut tim PSIS Semarang tetap mengusung target tinggi jelang mengarungi laga lanjutan kompetisi Liga 1 2020 kendati saat ini klub sedang dilanda keterbatasan finansial.

Lanjutan kompetisi Liga 1 2020 bakal kembali dijalankan mulai 1 Oktober mendatang, setelah terhenti di bulan Maret lalu dengan status force majeure karena pandemi covid-19.

Nah, salah satu syarat agar kompetisi Liga 1 bisa dilanjutkan adalah pertandingan digelar tanpa penonton.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 1 Keluarga Tewas Kecelakaan Ditabrak Kereta Api, Mobil Terpental

Satu Member Girlgrup Ini Bingung Siapa Ayah Bayi di Kandungannya

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Komplek Makam Bonoloyo Solo

Kisah Mbah Khotim Sampai ke Telinga Jokowi, Ajudan Pribadi Presiden Turun Langsung Bawa Bantuan

Hal itu disebut berpotensi mengurangi pendapatan klub, diketahui melalui penjualan tiket lah salah satu yang menjadi pendapatan terbesar klub.

"Kalau PSIS tetap berusaha menampilkan penampilan terbaik walaupun kondisi saat ini serba tidak memungkinkan.

Bisa dibilang kami dan mungkin klub lainnya harus berkompetisi di tengah keterbatasan, terutama soal finansial," kata Yoyok.

Adapun di posisi klasemen sementara saat ini, tim PSIS berada di urutan ke lima.

Hasil dua kali kemenangan dalam tiga laga awal di Liga 1 2020.

"Kemampuan klub untuk berkompetisi berkurang cukup drastis, namun apapun itu harus kami lalui bersama dengan semangat kerja keras dan maksimal," jelasnya.

"Semoga saja bisa mempertahankan posisi itu, kami juga inginnya seperti itu untuk masuk 5 besar," tandasnya.

Menjelang Liga 1 dilanjutkan kembali, manajemen PSIS juga sudah menunjuk Stadion Citarum Semarang sebagai lokasi homebase dalam menggelar pertandingan Liga 1.

Alasan efisiensi anggaran di tengah pandemi Covid-19 membuat manajemen Mahwsa Jenar memutuskan untuk berkandang di stadion berumput sintetis tersebut. (arl)

Truk Pengangkut Kayu Sengon Terguling di Onggorawe Demak

Dipecat Sepihak, 12 DPC Partai Nasdem Tarik Dukungan di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Produktivitas Padi di Jawa Tengah Tertinggi se-Indonesia

Ini Alasan Kegiatan Belajar Mengajar di Banyumas Belum Dibolehkan

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved