Breaking News:

Dinporapar Pati Beri Insentif bagi Atlet Disabilitas Berprestasi

Dinporapar Kabupaten Pati menyalurkan dana tali asih/insentif pada para tlet National Paralympic Comitttee (NPC) Pati.

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dinas Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati menyalurkan dana tali asih/insentif pada para atlet National Paralympic Comittee (NPC) Pati, Kamis (20/8/2020).

Seremoni penyerahan dana tali asih tersebut dilaksanakan di Sekretariat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Pati.

Kabid Keolahragaan pada Dinporapar Pati, Kardi mengatakan bahwa tali asih ini diberikan pada para atlet NPC yang berprestasi pada ajang Kejurprov 2019.

"Jadi teman-teman yang sudah berlaga di sana, baik Semarang, Solo, maupun Cilacap itu ada yang dapat medali emas, perak, maupun perunggu. Dana hibah ini dipergunakan untuk memberi tali asih pada teman-teman yang sudah mengukir prestasi di tingkat Jawa Tengah," jelas dia.

Ia menjelaskan, atlet yang mendapat medali emas diberi tali asih Rp 3 juta, medali perak Rp 2 juta, dan medali perunggu Rp 1 juta.

Atlet yang mendapat medali emas ialah Saiful Annas (tuna rungu) dari cabang olah raga (cabor) catur. Adapun medali perak diraih oleh Suparman dan Sutrisno (disabilitas daksa) dari cabor angkat berat. Kemudian medali perunggu oleh Marsono (disabilitas daksa) dari cabor bulu tangkis.

"Memang tidak banyak, tapi ini bentuk apresiasi kami," ucap dia.

Kardi berharap, dengan adanya tali asih ini, NPC Pati yang baru berumur dua tahun bisa lebih eksis lagi pada tahun-tahun mendatang.

"Kalau tidak ada perubahan, 2022 mendatang ada kegiatan Porprov dan Peparprov (Pekan Paralimpik Provinsi). Sehingga kami harap teman-teman lebih bersemangat berlatih dan bisa mengukir prestasi di Peparprov 2022," kata dia.

Sementara, Ketua NPC Pati Bayu Irianto berharap, dana tali asih ini dapat memotivasi atlet NPC agar lebih giat dan semangat berlatih.

"Dengan ini saya juga ucapkan terima kasih pada Dinporapar dan bupati. Kami juga berharap pemerintah lebih memperhatikan kemajuan NPC," ungkap dia.

Bayu menambahkan, saat ini pihaknya masih membutuhkan bantuan untuk pengadaan fasilitas tempat sekretariat NPC Kabupaten Pati. Sebab, sejauh ini pihaknya belum memiliki kantor sekretariat. Ia berharap pemerintah daerah bisa mengusahakan hal ini.

Menanggapi usulan Bayu, Kardi mengatakan, pihaknya mengakomodasi apa yang disampaikan NPC terkait kebutuhan kantor sekretariat.

"Hal itu masih kami pertimbangkan. Ada beberapa hal yang perlu kami komunikasikan. Usulan kami akomodasi, tapi eksekusinya masih kami pertimbangkan," tandas dia. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved