Berita Solo
Terjadi Peningkatan Arus Kendaraan di Solo Selama Libur Panjang Tahun Baru Islam
Arus kendaraan yang melintas di wilayah Kota Solo meningkat sekitar 4,72 persen bertepatan dengan momen libur panjang perayaan Tahun Baru Islam atau 1
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Arus kendaraan yang melintas di wilayah Kota Solo meningkat sekitar 4,72 persen bertepatan dengan momen libur panjang perayaan Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1442 Hijriah.
Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Ari Wibowo menyampaikan, berdasarkan hasil pendataan di lima lokasi yang tersebar di pintu masuk dan keluar Solo, arus kendaraan mengalami peningkatan sejak Selasa (18/8/2020). Lima lokasi itu berada di Kleco, Klodran, Ring Road Mojosongo, Dawung dan Jurug.
Lebih lanjut, tercatat ada sejumlah 244 ribu kendaraan keluar maupun masuk wilayah Kota Solo pada Selasa (18/8/2020).
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Kecelakaan Adu Banteng Motor Vario Vs Beat di Pekalongan, 1 Tewas
• Inilah Sosok Aiptu Broto Polisi Restabes Semarang yang Mendermakan Diri Sebagai Sopir Ambulans
• Kronologi Kecelakaan Maut Tasikmalaya, Belasan Korban Bergelimpangan Puluhan Anjing Berlarian
• Dituding Dekat dengan Lesti Kejora Cuma Settingan, Rizky Billar Akhirnya Jawab Jujur
Jumlah arus kendaraan yang keluar dan masuk wilayah Kota Solo rata-rata 233 ribu kendaraan setiap harinya.
"Ada peningkatan sekitar 11 ribu kendaraan atau 4,72 persen. Dominasi kendaraan luar kota," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (20/8/2020).
Ari menjelaskan, meskipun terdapat peningkatan jumlah arus kendaraan, kondisi jalan utama masih lancar dan belum diperlukan dilakukan rekayasa lalu lintas.
"Pengalihan belum kita lakukan, tapi nanti kita lihat kondisi juga, kalau harus dilakukan ya kita lakukan," jelasnya.
Terpisah, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi menambahkan, arus lalu lintas diperkirakan terjadi malam hari ini hingga esok hari.
"Kita terus koordinasi dengan Satwil tetangga terlebih Jakarta dan Jawa Barat. Sehingga kita bisa langsung antisipasi, kalau ada pergerakan dalam jumlah banyak," imbuhnya.
Di sisi lain, pihaknya juga akan mengantisipasi adanya kepadatan arus lalu lintas di sejumlah lokasi seperti pusat perbelanjaan, wisata dan kuliner.
Mengingat Kota Solo menjadi lokasi persinggahan masyarakat, baik sebelum atau sesudah melakukan kunjungan ke beberapa wilayah Solo Raya dan sekitarnya. (Ais).
• Ini Saran dari Dewan Terkait Nasib Sekolah di Kota Tegal yang Cuma Punya 20 Murid
• Ini Doa Habib Syekh untuk Warga Kota Tegal di Tabligh Akbar 1 Muharram 1442 Hijriyah
• Sempat Disebut Gila, Sudiyanto Berhasil Bantu Warga Desa Kotayasa Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
• Ini Syarat Akreditasi untuk Lembaga Pemantau Pemilu di Jateng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kasatlantas-polresta-solo-kompol-afrian-sayta-permadi-2.jpg)