Breaking News:

Berita Kota Tegal

Daftar 9 Mantan Pejabat Nonjob Pemkot Tegal yang Harus Kembalikan Anggaran TPP

Sebelumnya, Kejari Kota Tegal mencatat, mereka menerima anggaran TPP yang terdapat selisih

TribunJateng.com/Fajar Bahruddin Achmad
Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tegal di Jalan Kolonel Sugiono. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kejaksaan Negeri Kota Tegal, memberikan tenggang waktu kepada sembilan pejabat eks nonjob di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, untuk segera mengembalikan dobel anggaran dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterima.

Sembilan pejabat eks nonjob tersebut, diberi tenggang waktu hingga, Kamis (3/9/2020).

Sebelumnya, Kejari Kota Tegal mencatat, mereka menerima anggaran TPP yang terdapat selisih.

Kepala Kejari Kota Tegal, Jasri Umar mengatakan, batas waktu pengembalian uang negara tersebut hingga 3 September 2020.

Ia mengatakan, perbuatan yang dilakukan oleh sembilan pejabat tersebut bisa masuk ke kategori korupsi.

Karena itu merugikan keuangan negara.

Menurut Jasri, jika sembilan pejabat eks nonjob tersebut tidak mengembalikan, pihaknya siap memasukan mereka ke penjara.

"Saya tidak ingin mereka terkena pidana. Karena itu harus segera dikembalikan kerugian negara tanpa nyicil," kata Jasri kepada tribunjateng.com, Rabu (19/8/2020).

Jasri menjelaskan alasan mengapa dobel anggaran TPP yang diterima sembilan pejabat eks nonjob itu masuk ranah korupsi.

Ia mengatakan, anggaran TPP memiliki persyaratan dengan absensi kerja.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved