Breaking News:

Berita Ekonomi

Tahun Ini, Pemerintah Naikkan Bantuan Rumah Subsidi Jadi 70 Persen 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bantuan rumah subsidi layak huni ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)

KOMPAS.com/DANI PRABOWO
Ilustrasi rumah subsidi. 

TRIBUNJATENG.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) meningkatkan jumlah rumah tangga untuk memiliki rumah layak huni dari 56,75 persen menjadi 70 persen.

Salah satunya dengan menargetkan bantuan pembiayaan perumahan sejumlah 278.000 unit untuk Tahun Anggaran (TA) 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, bantuan rumah subsidi layak huni ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Tasya dan Pacar Tewas Kecelakaan Ditabrak Mobil Pajero, Ayah Lemas

Kronologi Kecelakaan Maut Tasikmalaya, Belasan Korban Bergelimpangan Puluhan Anjing Berlarian

Jadwal MotoGP 2020 Seri Styria, Franco Morbidelli Kembali Beraksi Meski Belum Fit

Prediksi Sevilla Vs Inter Milan Final Liga Eropa Malam Ini, Lopetegui Memuji Kekuatan Inter Milan

"Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," kata Basuki dalam keterangan yang dikutip Kompas.com, Kamis (20/8/2020).

Bantuan pembiayaan perumahan TA 2020 terdiri dari tiga program yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan ( FLPP),

Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) dan

Tambahan Stimulus Fisk Melalui Subsidi Selisih Bunga ( SSB).

Alokasi FLPP sebanyak 102.500 unit senilai Rp 11 triliun,

BP2BT 9.500 senilai Rp 380 miliar dan

SSB 175.000 unit senilai Rp 788 miliar.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved