Breaking News:

Warga Kowang, Sumberlawang Sragen Bertahun-tahun Hidup Menggunakan Air Asin

Air di sumur warga Dukuh Kowang, RT 7C, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen memiliki rasa asin.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Warga Dukuh Kowang, RT 7C, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen sedang mengisi ember di penampungan mushola Ashobirin, Jumat (21/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Air di sumur warga Dukuh Kowang, RT 7C, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen memiliki rasa asin.

Hal itu sudah dirasakan warga sekitar sejak puluhan tahun lalu. Warga sekitar pun menggunakan air asin tersebut untuk kehidupan sehari-hari.

"Air disini memang semua asin walaupun musim hujan pun dan sudah sejak dulu asin," kata Wito Suwarno Marmidi salah satu warga.

Wito mengatakan air asin di rumahnya hanya bisa digunakan untuk kebutuhan mandi dan cuci pakaian sedangkan untuk dikonsumsi dan masak dirinya pasti membeli air.

Dirinya mengaku hewan ternak di daerahnya pun juga tidak mau meminum air asin tersebut sehingga harus membeli air bersih setiap harinya.

"Air asin itu ya cuma buat mandi sama cucu baju, untuk konsumsi ya kita beli air karena hewan pun tidak mau minum air asin itu," katanya.

Wito mengaku sejak dulu belum pernah ada warga yang cek ke laboratorium ataupun petugas datang ke dukuh-nya untuk mengecek kadar airnya.

Sulit air ini diperparah dengan datangnya musim kemarau, sudah dua bulan terakhir Wito mengaku di Dukuh-nya sudah mengalami kekeringan.

Dirinya mengaku sumur warga tidak ada yang  ada airnya alias semuanya kekeringan. Rata-rata kedalaman sumur disini mencapai 20 meter dan memiliki rasa asin.

Wito sendiri juga mengelola sumur di mushola setempat namun Sanyo yang digunakan memompa air maksimal hanya bertahan sampai 1 tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved