Breaking News:

Di Masa Pandemi, Pemberian KPR oleh Perbankan Turut Pengaruhi Transaksi Sektor Perumahan

Di tengah pandemi covid-19, berbagai sektor ekonomi cukup terdampak, tak terkecuali dengan sektor perumahan.

Tribun Jateng/Ruth Novita Lusiani
Suasana Property Expo Semarang ke-4 yang dilangsungkan di Paragon Mall, nampak beberapa pengunjung sedang mengunjungi stand perumahan yang ada. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah pandemi covid-19, berbagai sektor ekonomi cukup terdampak, tak terkecuali dengan sektor perumahan

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Semarang Raya, Ahmad Arifin menuturkan kondisi
pandemi covid-19 ini turut mempengaruhi sektor perumahan. Terlebih saat  berkaitan dengan pemberian kredit pemilikan rumah (KPR) oleh pihak perbankan.

“Kondisi sektor perumahan ini juga mengalami dampak akibat adanya pandemi, terlebih untuk pemberian KPR yang saat ini dapat dikatakan sedikit terhambat,” ujar Arifin kepada Tribun Jateng, Senin, (24/8/2020).

Arifin mengatakan selama masa pandemi ini, pemberian KPR oleh pihak perbankan kepada masyarakat dilakukan lebih selektif dibandingkan sebelum adanya pandemi

Menurutnya, adanya kondisi di masyarakat yang mengalami pemotongan gaji atau bahkan dirumahkan sementara dari pekerjaannya ditengah masa pandemi ini, membuat pihak perbankan lebih berhati-hati dalam pemberian KPR kepada masyarakat. 

“Karena rumah merupakan kebutuhan primer, jadi sebetulnya pasarnya sekarang ini masih tetap bagus. Hanya saja administrasi perbankannya yang kurang mendukung,” papar Arifin. 

Sementara itu, terkait penurunan penjualan di sektor perumahan selama masa pandemi, Arifin menuturkan penurunannya berkisar 20-30 persen. 

Meskipun begitu, Arifin tetap optimis penjualan di sektor perumahan kedepan akan membaik.  Dengan harapan adanya regulasi yang diberikan untuk mempermudah proses pemberian KPR dari pihak perbankan. 

“Kami harus tetap optimis sektor perumahan akan membaik kedepannya, yang penting selama bertransaksi kita tetap sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah,” tandas Arifin. (*)

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved