Breaking News:

Pendidikan

Disdik Sayangkan Banyak Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka Tanpa Pelaporan

Disdik Jateng menengarai sudah ada beberapa daerah yang sudah membuka pembelajaran tatap muka, namun tidak melaporkannya ke Pemprov Jateng.

Istimewa
Wali Kota Salatiga Yuliyanto saat mengecek sekolah di Salatiga, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Jateng memberi penegasan ke cabang dinas pendidikan yang ada di daerah. Hal itu tertuang dalam edaran Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Nomor 400/0011336 Tanggal 10 Agustus 2020 Perihal Penyelenggaraan KBM Tahun Pelajaran 2020/2021.

Penegasan tersebut diberikan ke cabang dinas pendidikan daerah, karena sudah ada beberapa daerah yang sudah membuka pembelajaran tatap muka, namun tidak melaporkannya ke Pemprov Jateng.

Plt Kepala Disdikbud Jateng, Padmaningrum, mengatakan, lewat edaran resmi, Pemprov meminta cabang dinas pendidikan daerah untuk melakukan koordinasi.

"Edaran itu sudah kami kirimkan ke cabang dinas daerah beberapa waktu lalu, hal itu untuk menindaklanjuti pembukaan pembelajaran tatap muka yang hingga kini tidak ada laporanya," jelasnya, Senin (24/8).

Dilanjutkannya, dalam edaran resmi yang dikirimkan ke cabang dinas daerah juga terampil formulir pemberitahuan mengenai pembukaan pembelajaran secara langsung.

"Kami ingin melakukan komunikasi dengan cabang dinas pendidikan daerah, karena ada sekolah SD dan SMP yang buka tapi tidak terkonfirmasi oleh Pemprov," ujarnya.

Dituturkan Padmaningrum, konfirmasi sangat penting dilakukan untuk memantau kelayakan sekolah dan kondisi siswa dalam pelaksaan pembelajaran tatap muka.

"Kalau tidak terkonfirmasi tentunya akan susah melakukan kontrol terhadap sekolah dan siswa," jelasnya.

Adapun dalam edaran yang dikirimkan ke cabang dinas daerah, terdapat empat poin yang ditekankan. Cabang dinas pendidikan daerah diminta untuk melakukan identifikasi dan pemetaan terkait penyeleggaraan KBM pada satuan pendidikan SD dan SMP di Provinsi Jateng.

Selain itu, pemetaan diperlukan guna penyiapan kebijakan yang terkait dengan penyelenggaraan KBM di masa pandemi Covid-19, sehingga penyelenggaraan pendidikan tetap memberikan prioritas utama pada kesehatan dan keselamatan warga pendidikan.

Selain itu, cabang dinas pendidikan daerah diminta memberikan informasi KBM pada satuan pendidikan SD dan SMP lewat form yang sudah dilampirkan.

Yang terakhir, hasil identifikasi agar segera disampaikan kepada Pemprov Jateng sebagai bahan penyusunan laporan untuk Gubernur dan Sekda Provinsi Jateng.  (budi susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved