Breaking News:

Berita Wonogiri

Kapolres Wonogiri AKBP Cristian Tobing Survey Indeks Dapat Tingkatkan Kinerja

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing berharap hasil survey indek persepsi korupsi yang dilakukan LP3M Uniba Solo.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Penyerahan hasil survey indek persepsi korupsi dari Uniba Solo kepada jajaran Polres Wonogiri, Senin (24/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing berharap hasil survey indek persepsi korupsi yang dilakukan LP3M Uniba Solo, dapat meningkatkan kinerja dari kepolisian.

Survey indek persepsi korupsi dilakukan pihak Uniba Solo melibatkan 554 responden dan berlangsung selama satu bulan. Hasil suervey tersebut diserahkan ke jajaran Polres Wonogiri pada Senin (24/8/2020).

Dalam survey indeks persepsi korupsi, jajaran Polres Wonogiri bekerjasama dengan Universitas Islam Batik (Uniba) Solo. Survey tersebut dalam rangka mengetahui sejauh mana persepsi korupsi masyarakat terhadap Polres Wonogiri maupun pada jajaran internal.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing mengatakan, jajarannya telah mencanangkan zona integritas. Dengan begitu diperlukan penilaian pihak internal dan eksternal terkait indeks persepsi korupsi.

“Dari hasil penilaian mendapatkan predikat bagus baik internal maupun external. Harapan dengan hasil survey tersebut mampu meningkatkan kinerja Polres Wonogiri dalam melayani masyarakat semakin prima demi mewujudkan polisi yang Promoter profesional, modern dan terpercaya,” ungkapnya.

Jajaran Polres Wonogiri telah melakukan berbagai terobosan kreatif dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang dapat diakses secara online.

Ketua Tim LP3M Uniba Solo, Supawi Pawenang mengungkapkan, masing-masing unit sudah memiliki kode etik khusus yang telah diketahui semua responden. Begitu juga sosialisasi telah berjalan baik.

"Sistem yang mengatur mekanisme pelanggaran kode etik ada. Terdapat pengaturan internal yang mengatur tentang gratifikasi. Sosialisasi terkait gratifikasi baik yang terjadwal maupun yang tidak terjadwal," jelasnya.

Lebih lanjut, ada juga kebijakan yang memfasilitasi pelaporan gratifikasi dan ada ketetetapan peraturan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

"Hampir semua personil atas perencanaan kebutuhan organisasi, proses perekrutan jabatan dan pembinaan karier secara adil, Polres Wonogiri sangat terbuka memberikan informasi kepolisian," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved