Breaking News:

Pembunuhan Satu Keluarga di Baki

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo, Polisi Akan Periksa Empat Saksi Lagi Hari Ini

Dia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya motif lain dari pelaku selain masalah hutang

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Rumah keluarga Suranto, korban pembunuhan satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo pada Minggu (23/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Pihak kepolisian Polres Sukoharjo akan memeriksa empat saksi lagi terkait kasus pembunuhan satu keluarga di daerah Dukuh Slemben RT 1/5 Desa Duwet Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas menyampaikan, untuk memperkuat tindak pidana yang dilakukan pelaku, rencana empat saksi tersebut akan diperiksa hari ini.

"Kemarin kita sudah periksa enam saksi. Ini ada tambahan empat (warga sekitar). Total sudah 10 saksi yang diperiksa," kata Kapolres Sukoharjo, Senin (24/8/2020).

Satpol PP Kota Semarang Akan Lakukan Swab di Tentrem Mall, Fajar: Ada yang Positif Tutup Sementara

5 Benda yang Membuat Tagihan Listrik Melonjak Tinggi, Anda Mungkin Tak Menyadarinya

Viral Pria Magelang Hilang di Hutan Bambu Seusai Mandi di Sungai, Hanya Bisa Dilihat Ibunda

Playboy Kaya Raya Tewas Misterius Setelah Threesome di Klub Seks, Polisi Selidiki Seorang Gadis

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga akan melepas police line atau garis polisi di lokasi kejadian pada Rabu (26/8/2020).

Dia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya motif lain dari pelaku selain masalah hutang.

"Rabu, rencana membuka police line. Empat saksi itu di seputaran rumah untuk mentukan tersangka melakukan, masuk rumah maupun keluar rumah dan melakukan tindak pidana," ungkapnya.

Pemakaman satu keluarga korban pembunuhan di Astanalaya Curida RT 1/6 Bulakrejo Sukoharjo, Sabtu (22/8/2020) petang.
Pemakaman satu keluarga korban pembunuhan di Astanalaya Curida RT 1/6 Bulakrejo Sukoharjo, Sabtu (22/8/2020) petang. (Tribun Jateng/Agus Iswadi)

Di sisi lain, guna pendalam kasus pembunuhan itu, tim penyidik juga akan mengirim barang bukti ke Labfor Polda Jateng hari ini.

Sebelumnya, kasus penemuan empat jenazah yang masih satu keluarga itu bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau menyengat dari arah rumah korban.

Hingga akhirnya warga masuk ke rumah dan mendapati empat orang dalam kondisi tidak bernyawa serta bersimbah darah.

Empat jenazah itu terdiri dari pasangan suami istri Suranto (43) - Sri Handayani (36) serta kedua anaknya Rafael Refalino Ilham (9) dan Dinar Alvian Hafidz (5).

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved