Breaking News:

Berita Batang

Perusahaan Batang Tak Patuh Protokol Kesehatan Bisa Didenda Rp 50 Juta, Warga Cukup Rp 10 Ribu

Bagi perusahaan yang tidak patuh protokol kesehatan denda maksimal Rp 50 Juta serta ada sanksi sosial

Tribun Jateng/ Dina Indriani
Bupati Batang, Wihaji. 

TRIBUNJATENG.COM ,BATANG - Untuk menekan penambahan kasus positif dan pencegahan, Pemerintah Kabupaten Batang akan meningkatkan penegakan penerapan protokol kesehatan dengan melakukan penertiban ataupun razia

Hal itu dikarenakan masih banyak masyarakat Batang yang belum mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker saat keluar rumah.

"Saat diterapkan adaptasi kebiasaan baru seharusnya semua masyarakat wajib patuh protokol kesehatan, tapi justru sebaliknya, sehingga jumlah kasus meningkat akhir-akhir ini," tutur Bupati Batang, Wihaji, Senin (24/8/2020).

Wihaji menjelaskan untuk penertiban ataupun razia yang dilakukan aparat gabungan akan memprioritaskan tempat-tempat keramaian dan juga fasilotas pelayanan publik.

Termasuk juga di objek wisata maupun rumah makan atau tempat-tempat di kawasan wisata yang menyediakan tempat untuk berkumpul warga.

"Pengelola kafe, rumah makan ataupun tempat keramaian wajib menaati protokol kesehatan,termasuk juga untuk lingkungan perkantoran baik di Pemda atau swasta bisa dijadikan sasaran penertiban protokol kesehatan," ujarnya.

Dikatakannya jika masih ada yang tidak patuh protokol kesehatan maka akan ditindak tegas dengan penerapan sanksi denda.

"Jika ada yang melanggar, maka sanksi bisa diberikan, untuk denda maksimal Rp 10 Ribu bagi warga yang tidak gunakan masker dan bagi perusahaan yang tidak patuh protokol kesehatan denda maksimal Rp 50 Juta serta ada sanksi sosial," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved