Breaking News:

Berita Internasional

Heboh Penemuan Harta Karun 425 Koin Emas Peninggalan Dinasti Abbasiyah di Israel

Arkeolog Israel mengumumkan pada Senin (24/8/2020) mengenai penemuan harta karun ratusan koin emas berusia lebih dari 1.000 tahun.

Editor: m nur huda
AP Photo/Sipa Press, Heidi Levine, Pool
Arkeolog Israel, Shahar Krispin, menghitung koin emas yang terkubur dalam bejana tembikar yang ditemukan di sebuah situs arkeologi di Israel pada Selasa pekan lalu (18/8/2020). Arkeolog Israel telah mengumumkan penemuan harta karun koin emas dari periode kehalifahan Islam periode awal di Yavne. Sebanyak 425 keping koin emas ditemukan, sebagian besar berasal dari Dinasti Abbasiyah sekitar 1.100 tahun lalu. 

Pernyataan itu dikemukakan Forrest Fenn, seorang penjual barang antik dan koleksi seni dari Santa Fe, New Mexico, selaku penyimpan.

Fenn menerangkan, harta karun yang dia simpan di sebuah tempat di Pegunungan Rocky dan menjadi perburuan selama 10 tahun terakhir ditemukan.

Setidaknya empat orang tewas dalam pencarian, dengan para pemburu meninggalkan pekerjaan dan hidup dari tabungan saat mencarinya.

Fenn, miliuner berusia 89 tahun, mengatakan bahwa pria beruntung itu berasal dari sebuah tempat yang berlokasi di timur AS.

Inilah peta dan petunjuk yang menuju harta karun di Pegunungan Rocky, AS, dengan sang penyimpan adalah pedagang antik kaya bernama Forrest Fenn. Setelah 10 tahun diburu, akhirnya peti harta karun tersebut ditemukan seorang pria.
Inilah peta dan petunjuk yang menuju harta karun di Pegunungan Rocky, AS, dengan sang penyimpan adalah pedagang antik kaya bernama Forrest Fenn. Setelah 10 tahun diburu, akhirnya peti harta karun tersebut ditemukan seorang pria. (Forrest Fenn via Sky News)

Si penemu mengaku ingin identitasnya dirahasiakan.

Namun, dia mengklaim sudah menemukannya dan mengirimkan foto sebagai bukti.

Diwartakan Sky News Senin (8/6/2020), Fenn meninggalkan petunjuk berkaitan dengan hartanya tidak hanya dalam unggahan daring.

Dia juga menuliskan puisi sepanjang 24 baris yang dipublikasikan dalam buku otobiografinya berjudul The Thrill Of The Chase, 2010 silam.

Ratusan ribu orang kemudian berpartisipasi datang dari berbagai penjuru AS untuk mencari harta karun, yang diklaim berisi emas, perhiasan, dan barang berharga lainnya.

Ada juga beberapa orang yang menganggap kisah itu hoaks dan memutuskan untuk mengambil langkah hukum terhadap Forrest Fenn.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved