Breaking News:

Berita Semarang

Tambahan Anggaran Rp 5 Miliar Disperkim Semarang Difokuskan Perawatan Rusunawa

Rumah susun perlu pemeliharaan kalau tahu-tahu plafon ambrol atau terjadi kebocoran. Itu prioritas, sudah kami posisikan.

Tribun Jateng/ Eka Yulianti Fajlin
Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang mendapat tambahan anggaran Rp 5 miliar pada APBD Perubahan 2020.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali mengatakan, sudah merencanakan anggaran tersebut untuk beberapa prioritas perawatan agar pembangunan di Kota Semarang tetap bergerak.

Meski anggaran terbatas, pihaknya berupaya menjadikan Kota Semarang tetap baik dan indah.

"Pembangunan bergerak tapi dengan cara apapun supaya Kota Semarang tetap baik dan indah terutama menjaga yang sudah ada jadi tetep baik."

"Untuk meningkatkan memang kesulitan," ungkap Ali, Selasa (25/8/2020).

Dia merinci, anggaran tambahan sebesar Rp 5 miliar akan digunakan untuk perawatan yang masuk kategori prioritas yakni yang sangat berhubungan dengan masyarakat.

Satu di antaranya perawatan rumah susun sewa (rusunawa).

"Rumah susun perlu pemeliharaan kalau tahu-tahu plafon ambrol atau terjadi kebocoran. Itu prioritas, sudah kami posisikan," terangnya.

Taman aktif yang gersang, lanjut Ali, juga perlu penyulaman agar tetap asri. Di sisi lain, jalan permukiman yang rusak juga perlu dilakukan penambalan. Hal yang tak kalah penting yakni anggaran untuk perbaikan penerangan jalan umum (PJU).

Dia menyebutkan, laporan masyarakat terkait kerusakan PJU masuk dalam laporan dominan yang menduduki urutan keempat. Karena itu, biaya penggantian lampu perlu dianggarkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved