Breaking News:

Berita Tegal

9 Pejabat Eks Non Job di Pemkot Tegal Belum Kembali Kelebihan Dana TPP, Ini Kata Kejaksaan

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Ali Muchtar mengatakan, belum ada iktikad baik dari sembilan pejabat eks nonjob di lingkungan Pemerintah K

TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Ali Muchtar mengatakan, belum ada iktikad baik dari sembilan pejabat eks nonjob di lingkungan Pemerintah Kota Tegal yang harus mengembalikan dobel anggaran dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Ia mengatakan, kelebihan dana TPP yang harus dikembalikan totalnya mencapai Rp 879 juta, tepatnya Rp 879.176.306.

Ali menjelaskan, batas waktu pengembalian kelebihan data TPP tersebut tinggal satu minggu lagi, hingga Kamis (3/9/2020).

Ia menyayangkan, belum ada itikad baik dari kesembilan pejabat eks nonjob tersebut.

"Belum ada sama sekali. Bagi kejaksaan tidak ada kesempatan kedua kali. Batas waktu habis, nanti langsung ke ranah penyidikan umum," kata Ali kepada tribunjateng.com, Rabu (26/8/2020).

Ali menjelaskan, jika tidak ada itikad baik hingga 3 September 2020, pihaknya akan memeriksa kesembilan pejabat eks nonjob tersebut.

Setelah diperiksa, mereka bisa ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan telah melakukan tindak pidana korupsi.

Menurut Ali, menjadi hal yang percuma jika kelebihan dana TPP dikembalikan seusai kesembilan pejabat tersebut ditetapkan sebagai tersangka.

"Bisa dikembalikan setelah batas waktu habis, tapi percuma. Karena proses hukum tetap akan berjalan. Pengembalian uang itu nantinya hanya meringankan hukumannya saja," katanya.

Ali menyarankan, kelebihan dana TPP yang diterima untuk segera dikembalikan.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved