Breaking News:

Berita Banyumas

Terkait Dana Rp 2,4 Juta Bagi UMKM, Bupati Banyumas: Gunakan Sebagai Tambahan Modal

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, bantuan ini bertujuan membantu pelaku usaha mikro kecil yang terdampak akibat pandemi virus covid-19

TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui di Mapolresta Banyumas usai acara silaturahmi kebinekaan, pada Senin (24/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 2.4 juta kepada para pelaku usaha mikro yang terdampak covid-19.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, bantuan ini bertujuan membantu pelaku usaha mikro kecil yang terdampak akibat pandemi virus covid-19.

Bupati menjelaskan jika dalam program bantuan tersebut, dana diberikan cuma-cuma dari pemerintah ke pelaku usaha alias dana hibah.

"Sekali lagi bantuan produktif ini perlu saya sampaikan ini adalah hibah, bukan pinjaman, bukan kredit, tapi hibah," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (26/8/2020).

Bupati mengharapkan BLT UMKM dapat digunakan para pelaku usaha mikro sebagai tambahan modal.

Bisa juga untuk menambah ragam barang dagangan atau memperluas usaha.

"Bantuan produktif ini diharapkan dapat digunakan betul-betul untuk tambahan modal," imbuhnya.

Adapun cara mendapatkan bantuan UMKM Rp 2.4 juta, pelaku usaha kecil ini dapat  mendaftarkan dirinya melalui online ke https:/bit.ly/3hK8pUq.

Info lebih lanjut, pendaftar dapat berkoordinasi dengan Pengurus dan Koordinator Kecamatan (Korcam) Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah Kabupaten Banyumas (Aspikmas).

Kepala Dinakerkop-UKM Banyumas, Joko Wiyono menambahkan jika pendaftaran paling lambat 31 Agustus 2020.

"Sewaktu-waktu bisa dihentikan apabila kuota pemerintah pusat sudah terpenuhi. Sementara kuotanya 12 juta UMKM," ungkapnya.

Adapun persyaratan UMKM yang dapat menerima bantuan ini yakni warga negara Indonesia, memiliki nomor induk kependudukan (NIK), tidak sedang menerima kredit, memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima bantuan bagi pelaku usaha mikro beserta lampirannya, serta bukan ASN, anggota TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu usaha yang belum terakses kredit perbankan agar usahanya dapat berjalan kembali dan mampu bertahan di saat normal baru.

Ia menuturkan, skema dana bantuan pemerintah untuk pelaku usaha mikro ini akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing pemilik usaha. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved