Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Bagi Warga Kab Tegal yang Ingin Dapat Banpres Produktif untuk Usaha Mikro, Berikut Persyaratannya

Setelah data dari pelaku UKM terkumpul, lanjut Suspriyanti, nantinya dari pihak Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM melakukan rekap data

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Per hari Senin (24/8/2020) lalu, Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan program Bantuan Presiden (BanPres) produktif untuk Usaha Mikro.

Bentuk bantuan tersebut, yaitu berupa tambahan modal usaha bagi pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia yang belum menerima bantuan dari lembaga perbankan.

Total sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro yang akan diberikan bantuan, dengan nominal bantuan sebesar Rp 2,4 juta yang akan ditransfer ke rekening masing-masing.

Adapun yang diberikan wewenang sebagai pengusul BanPres produktif usaha mikro di setiap daerah yaitu Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM.

Maka dari itu, sejak 27 Juli 2020 pihak Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tegal, sudah mulai memfasilitasi pendataan bagi pelaku usaha mikro. Berlokasi di kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tegal.

Sedangkan proses pendataan sendiri berakhir pada minggu kedua bulan September 2020 mendatang.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal, Suspriyanti mengungkapkan, data pelaku usaha mikro di Kabupaten Tegal yang sudah dikirim ke Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jateng, dan BPKP Provinsi Jateng, sebanyak 14.443 orang.

Dari jumlah tersebut terbagi menjadi beberapa jenis usaha, seperti pelaku usaha berdasar IUMK sebanyak 2.062 orang.

Lalu pedagang pasar ada 9.786 orang, pedagang kaki lima ada 1.294 orang, dan pelaku usaha mikro yang difasilitasi oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Tegal sebanyak 1.301 orang.

"Sampai saat ini, data yang sudah terkumpul di kami sebanyak 14.443 orang pekaku UKM. Sebelumnya kami sudah memberitahu mengenai syarat yang harus dipenuhi, baik melalui sosmed atau mulut ke mulut. Tujuannya supaya tidak terjadi antrean atau kerumunan, karena masih dalam masa pandemi Covid-19," tutur Suspriyanti, pada Tribunjateng.com, Kamis (27/8/2020).

Halaman
123
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved