Breaking News:

Yanita Mantan TKW Singapura Buka Usaha Bumbu Siap Saji

Begitu pulang kampung di Kendal, Yanita (29) berinisiatif meracik bumbu makanan khas nusantara dipadukan dengan Singapura.

tribunjateng/mahasiswa UIN Magang
BUMBU SIAP SAJI- Kemasan bumbu siap saji produksi Yanita (29) warga Kendal yang bertahun-tahun jadi TKW di Singapura 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL – Yanita, seorang perempuan berpengalaman kerja sebagai TKW di Singapura berhasil petik hasilnya. Pengalaman kerja di Singapura selama bertahun-tahun itu, dia manfaatkan ketika sudah pulang ke kampung halaman di Cepiring kabupaten Kendal.

Begitu pulang kampung di Kendal, Yanita (29) berinisiatif meracik bumbu makanan khas nusantara dipadukan dengan Singapura.

"Resep yang saya dapat berasal dari Singapura ketika saya menjadi TKW. Kemudian disesuaikan dengan situasi di negara Indonesia, karena tidak semua bahan-bahan yang dibutuhkan di Indonesia itu ada," tutur Yanita, Sabtu (22/8/2020).

Produk yang dinamakan “Alfath” ini dia mulai pada awal bulan Januari 2019. Usaha rumahan ini berlokasi di Desa Gondang, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Yanita bikin bumbu siap saji dan frozen food, banyak varian dan pilihan.

Bumbu siap saji yang diproduksi Yanita ada 4 macam yaitu Nasi Briyani, Chicken Curry, Tom Yam dan Laksa. Sedangkan Frozen Food terdapat 2 varian yaitu Roti Maryam/Canai (original dan beragam isian) serta Chicken Curry Puffs. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau.

Dalam sebulan, usaha ini dapat memproduksi bumbu siap saji sekitar 10-15 kg. Selain menyediakan bumbu siap saji dan frozen food, Yanita juga menerima pesanan berupa nasi box yang dapat disesuaikan dengan permintaan konsumen.

Usaha yang dilakukan oleh ibu rumah tangga ini memiliki omset awal sekitar Rp 1,5 juta. Ketika usahanya mulai mengalami perkembangan naik mencapai Rp 4 juta.

Dalam mengenalkan produknya, Yanita melakukan pemasaran menggunakan media online sehingga target pasarnya tidak hanya masyarakat dalam kota. Tetapi, dapat mencapai ke seluruh daerah di Indonesia.

Semua bahan mentah diambilnya langsung dari Pasar Weleri kecuali bumbu masakan Nasi Briyani yang diambil dari Kota Malang lewat media online. Keunggulan dari produk Alfath ini, semuanya menggunakan bahan-bahan alami dalam proses pembuatan hingga pengemasannya. (Mahasiswa UIN Walisongo Magang Jurnalistik di Tribunjateng.com/Laily Qodriyati & Fuad Nasrullah)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved