Breaking News:

Berita Banyumas

28 Warga Banyumas Ikuti Sidang Tipiring Operasi Masker, Dikenai Denda Rp 50 Ribu

Pengadilan Negeri Purwokerto kembali menyidangkan perkara tindak pidana ringan (tipiring) bagi warga yang tidak menggunakan masker, di aula Kecamatan

IST
Suasana sidang pidana ringan (tipiring) bagi warga yang tidak menggunakan masker, di aula Kecamatan Wangon, pada Jumat (28/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Pengadilan Negeri Purwokerto kembali menyidangkan perkara tindak pidana ringan (tipiring) bagi warga yang tidak menggunakan masker, di aula Kecamatan Wangon, pada Jumat (28/8/2020).

Sebanyak 28 orang menjalani sidang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyumas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Banyumas.

Kepala Satpol PP Banyumas, Imam Pamungkas mengatakan, sidang dilakukan melalui video conference dipimpin hakim tunggal Hakim Vionne Tiurma Rismauli, didampingi Panitera Army Ekonanto.

Sementara Jaksa yang mendampingi adalah Yudika Tiurmauli Sitanggang, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Kabupaten Banyumas, Dani Budiarto dan Kusno Slamet Riyadi.

Ada 28 terdakwa terjaring operasi masker,  mereka terjaring oleh Tim Gabungan Penegakan Perda Kabupaten Banyumas di beberapa tempat.

"Warga yang terjaring razia tidak menggunakan masker dikenai denda sebesar Rp 49 ribu, subsider 3 hari dan dibebani biaya perkara sebesar Rp 1.000, jadi yang harus dibayar Rp 50 ribu," katanya kepada Tribunbanyumas.com, sebagaimana dalam rilis, Jumat (28/8/2020).

Hakim memberikan denda maksimal, karena berdasarkan Perda Nomor 2 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, menyebut setiap orang wajib memakai masker saat beraktifitas di luar atau di dalam ruangan publik.

Apabila melanggar diancam denda maksimal Rp 50 ribu atau pidana kurungan tiga bulan penjara.

Dengan terus dilakukan razia dan sidang Imam berharap masyarakat semakin disiplin dengan memakai masker.

"Razia akan tetap dilakukan agar kesadaran menggunakan masker tumbuh dimasyarakat sebagai kebutuhan," pungkasnya. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved