Breaking News:

Berita Solo

Polisi Segera Susulkan Berkas Perkara Tersangka Kasus Penganiayaan di Pasar Kliwon Solo ke Kejaksaan

Pihak kepolisian segera melimpahkan berkas perkara delapan tersangka terkait kasus penganiayaan dan perusakan di Mertodranan Pasar Kliwon ke Kejaksaan

TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Konferensi kasus penganiayaan dan perusakan di Mapolresta Solo. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pihak kepolisian segera melimpahkan berkas perkara delapan tersangka terkait kasus penganiayaan dan perusakan di Mertodranan Pasar Kliwon ke Kejaksaan Negeri Kota Solo.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Jumenengan Dalem ke-33 di Puro Mangkunegaran Solo pada Jumat (28/8/2020).

Seperti yang diketahui bersama, tim gabungan dari Polresta Solo, Polda Jateng dan Mabes Polri telah menangkap 12 orang yang terlibat dalam aksi kelompok intoleran itu.

Dengan Logo Mirip PAN, Ini Nama Partai Baru Amien Rais

Hutang Rp 60 Juta Dibayar Pakai 4 Nyawa Keluarga di Baki Sukoharjo

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 1 Warga Temanggung Tewas Kecelakaan Tertimbun Pasir di Yogyakarta

Viral Kawah Oro-oro Kesongo Blora Meletus, Belasan Kerbau Tenggelam 4 Warga Keracunan

Dari 12 orang, pihak kepolisian telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka.

Adapun sebelumnya, kepolisian telah melimpahkan berkas perkara lima tersangka ke Kejaksaan Negeri Solo guna dilakukan penelitian berkas tahap pertama.

Para tersangka memiliki peran masing-masing, seperti penggerak aksi, penghasut hingga eksekutor aksi pengeroyokan yang terjadi saat acara pernikahan seorang warga pada Sabtu (8/8/2020) lalu.

Kapolda Jateng menegaskan, akan segera melimpahkan berkas perkara tambahan tersangka lainnya ke Kejaksaan Negeri Solo.

"Kita akan segera limpahkan ke Kejaksaan, berkas perkara tersangka (tambahan)," katanya.

Di sisi lain, jajaran kepolisian hingga saat ini terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya hingga semua identitas yang telah didapatkan sebelumnya dapat tertangkap semua.

"Segera akan dilaksanakan persidangan karena bukti sudah cukup dan lengkap.

Kita kan ada batas waktu penyidikan, dari proses penahanan berapa hari.

Kalau tahap satu sudah kita lakukan, kan tahap dua tinggal melanjutkan," pungkasnya.

Sebelumnya Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menambahkan, sesuai instruksi Kapolda, tidak ada sedikit pun ruang bagi kelompok intoleran di Kota Solo.

Apalagi sampai melakukan aksi kekerasan.(Ais).

Pernah Coba Bakso dari Kopi? Nikmati Sedapnya di Lereng Muria Desa Colo Kabupaten Kudus

2 Warga Positif Covid-19, 1 Dukuh di Srimulyo, Gondang Sragen Karantina Mandiri

Wali Kota Semarang Akan Moderatori Diskusi Sistem Pendidikan di Tengah Pandemi, Ada Mendikbud Nadiem

Dukung Revitalisasi Bundaran Bubakan, DPU Kota Semarang Bongkar Saluran Air di Lokasi

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved