Breaking News:

Berita Muria

Komunitas Kopi ‎Muria Kudus Uji Coba 100 Pohon Arabika untuk Tingkatkan Hasil Produksi

Komunitas Kopi Muria mengembangkan varietas arabika untuk meningkatkan hasil produksi.

Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Petani tenga‎h menjemur kopi di tengah turunnya produksi karena panjangnya musim kemarau, di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sabtu (29/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Komunitas Kopi Muria mengembangkan varietas arabika untuk meningkatkan hasil produksi.

‎Petani kopi, Zaenuri (42) mengatakan, pihaknya sudah menguji coba dengan melakukan stek 100 tanaman jenis kopi arabika di lahan seluas 2.000 meter persegi.

Lahan tersebut merupakan lahan tertinggi di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus yang memiliki ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Puasa Asyura, Ini Doa Buka Puasa Lengkap dengan Latin dan Artinya

Petarung UFC Dikeroyok hingga Nyaris Tewas saat Berlibur di Bali

Kata Dandim Soal Perusakan Polsek Ciracas: Mungkin Kita Kerahkan Intelejen untuk Cari Info

Cerita Warga saat Polsek Ciracas Dibakar, Dicegat Orang Bersenjata hingga Masuk Mako Kopassus

"Menanam kopi arabika harus di atas ‎1.000 Mdpl, makanya kami pilih di lahan yang paling tinggi.

Ketinggian ini juga sebenarnya mepet sekali," jelas warga Colo itu, Sabtu (29/8/2020).

Menurutnya, tanaman kopi jenis arabika harus ditanam bersuhu dingin agar terhindar dari penyakit.

"Kalau ditanam di bawah 1.000 meter bisa saja, cuma perawatannya sulit karena tanamannya jadi mudah terserang penyakit," ujarnya.

Rencananya pada bulan Februari 2020 pihaknya akan mengembangkan tanaman kopi varietas arabika.

Pihaknya sudah memperoleh lima kilogram benih kopi arabika yang diperkirakan jika tumbuh seluruhnya bisa menghasilkan 5.040 pohon.

"Penanaman kopi arabika ini akan terus kami perluas.

Halaman
123
Penulis: raka f pujangga
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved