Breaking News:

Bank OCBC NISP Ajak Mahasiswa Berinovasi di Bidang Pendidikan untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Sejak2018, Bank OCBC NISP menyelenggarakan IdeatiON, sebuah kompetisi nasional bagi para mahasiswa Indonesia.

Bank OCBC NISP Ajak Mahasiswa Berinovasi di Bidang Pendidikan untuk Tingkatkan Kualitas SDM
Istimewa
Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Ayu Kartika Dewi.

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sejak tahun 2018, Bank OCBC NISP menyelenggarakan IdeatiON, sebuah kompetisi nasional bagi para mahasiswa Indonesia sebagai wadah menyuarakan ide untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan maju. Pada penyelengaraannya yang ketiga, IdeatiON mengangkat tema baru dengan menyesuaikan fokus dari Pemerintah untuk membangun SDM unggul melalui pendidikan, yakni “Building the future workforce of Indonesia: Developing augmented human for any job, anytime, anywhere”.

“Bank OCBC NISP percaya bahwa untuk mendorong inovasi perbankan, Bank harus berpartisipasi aktif dalam hal yang paling mendasar yakni meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pendidikan,” ungkap Head of Human Capital Bank OCBC NISP, Julie Anwar, dalam siaran pers tertulisnya, Minggu, (30/8/2020).

Adapun pemilihan tema tersebut juga sesuai dengan fokus pemerintah untuk membangun SDM unggul, serta situasi pandemi COVID-19 yang semakin menuntut akselerasi transformasi di bidang pendidikan. Melalui IdeatiON 2020, Bank OCBC NISP mengajak mahasiswa Indonesia untuk menyuarakan ide inovasi di bidang pendidikan, sehingga dapat berkontribusi membangun SDM yang didukung dengan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan masa depan, termasuk industri perbankan.

Ajang IdeatiON dapat diikuti oleh mahasiswa di seluruh Indonesia dengan mengirimkan ide berupa video berdurasi tiga menit secara online. Penyebaran informasi dan sosialisasi IdeatiON 2020 dilakukan melalui berbagai macam jalur komunikasi online maupun offline, salah satunya adalah penyelenggaraan Road to Ideation 2020 (RIDE) yang telah dilaksanakan sebelum pandemi COVID-19 di empat kampus di Indonesia, yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Prasetiya Mulya, dan Institut Teknologi Bandung.

“RIDE ini bertujuan untuk membekali peserta sebelum mengikuti IdeatiON 2020, di antaranya wawasan dan pembahasan yang komprehensif mengenai peran pendidikan dan kaitannya terhadap pembentukan future workforce di Indonesia. Tidak hanya itu, mahasiswa juga dibekali tips dan trik dalam merumuskan solusi yang tepat atas permasalahan yang ditemui,” terangnya.

Ajang IdeatiON tahun 2018 diikuti lebih dari 150 mahasiswa dan pada tahun 2019 diikuti lebih dari 300 mahasiswa. Pada tahun 2020 IdeatiON berhasil menarik minat 400 mahasiswa dari 65 Universitas yang telah terlibat menyampaikan berbagai ide inovasi. Seluruh ide yang masuk kemudian melalui rangkaian seleksi, selanjutnya sepuluh ide terbaik berkesempatan untuk mengikuti penajaman ide berupa workshop dan coaching session selama dua hari dengan konsultan serta pakar dari berbagai bidang.

Hasil dari penajaman ide tersebut kemudian dipresentasikan di hadapan para juri yang terdiri dari Direktur Bank OCBC NISP, Ka Jit, Head of Human Capital Bank OCBC NISP, Julie Anwar, Business Incubation Lead Bank OCBC NISP, Altona Widjaja, Architecture & Digital Development Head Bank OCBC NISP, Komang Arthayasa, serta Special Judge Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Ayu Kartika Dewi.

“Semangat mewujudkan SDM unggul yang dibawa dalam tema IdeatiON 2020 sangat sejalan dengan cita-cita luhur Indonesia mencerdaskan kehidupan bangsa. Akselerasi peningkatan kualitas SDM Indonesia ini hanya dapat terwujud jika semua pihak bisa #kerjabarengan yakni antara pemerintah, pendidik, pelaku usaha, orang tua, dan tentu saja anak muda. Maka saya mengajak anak muda untuk ikut serta membangun Indonesia lewat ide dan inovasi, salah satunya adalah dengan ikut serta dalam ajang IdeatiON 2020,” ujar Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Ayu Kartika Dewi.

Sementara itu berdasarkan penilaian para juri, terpilih pemenang program IdeatION 2020 yakni peringkat 1, tim PI Family, mahasiswa dari Universitas Indonesia dengan ide inovasi yang dinamakan SIAPIN, yang dapat membantu mahasiswa untuk dapat memiliki pemahaman lebih terhadap suatu pekerjaan melalui mentoring oleh para profesional.

Disusul peringkat 2, tim Mango Sticky Rice, mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung dengan ide inovasi yang dinamakan Xplearn, yang dapat membantu para pencari kerja untuk meningkatkan kemampuan wawancara pekerjaan dengan bantuan inovasi artificial intelligence, serta peringkat 3, Tim Grey, mahasiswa dari Universitas Indonesia dengan ide inovasi yang dinamakan EduONe, yang dapat membantu murid dari pendidikan vokasi untuk dapat meningkatkan kemampuan sehingga dapat menjawab tantangan kebutuhan dunia kerja.

”Kami sangat senang dengan antusiasme seluruh peserta dan finalis IdeatiON 2020. Seluruh proses pembekalan maupun penjurian hingga tahap final dilakukan secara online di tengah pandemi COVID-19. Namun, kondisi ini tidak menyurutkan semangat dan antusiasme finalis mengikuti rangkaian kegiatan IdeatiON. Kami berharap, ide-ide yang semakin dipertajam selama proses workshop, coaching dan penjurian bisa dikembangkan dan bahkan diimplementasikan secara riil kepada masyarakat. Selain itu kami juga berharap, melalui rangkaian kegiatan IdeatiON ini, mahasiswa dapat lebih mengenal kebutuhan industri dan mengeksplorasi berbagai inovasi untuk kemajuan SDM Indonesia,” tandasnya. (*)

Penulis: Ruth Novita Lusiani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved