Breaking News:

Bank Jateng Sudah Salurkan Dana PEN Sebesar Rp 588,4 M

Bank Jateng hingga 27 Agustus 2020 telah menyalurkan kredit Rp 588,4 miliar kepada 4.444 debitur, dari penempatan dana PEN Rp 2 triliun.

IST
Bank Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Tak cuma bank pelat merah, sejumlah bank daerah yang menerima penempatan dana pemulihan ekonomi (PEN) juga terus menggeber ekspansi kredit.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) misalnya yang hingga 27 Agustus 2020 telah menyalurkan kredit senilai Rp 588,4 miliar kepada 4.444 debitur, dari penempatan dana pemerintah sebesar Rp 2 triliun.

Bank Jateng menyalurkan sebagian besar dana PEN ke segmen konsumer. Sebab, Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jateng, Hanawijaya mengatakan, segmen tersebut menjadi andalan perseroan untuk ekspansi selama pandemi ini.

“Pada masa pandemi, kami fokus ke dua segmen kredit konsumer kepada kredit pegawai ASN, dan produktif KUR. Sejak April hingga Mei bahkan kami mulai mengendalikan semua jenis kredit, kecuali dua segmen tadi. Penyaluran kredit di luar konsumer dan KUR harus melalui persetujuan direksi,” katanya, kepada Kontan, Senin (31/8).

Kredit konsumer yang berasal dari dana PEN telah tersalurkan Rp 362,5 miliar kepada 3.136 debitur. Sedangkan penyaluran ke segmen KUR senilai Rp 123,2 miliar kepada 940 debitur. Sisanya sebanyak Rp 28,6 miliar ke segmen korporasi kepada 44 debitur, dan Rp 73 miliar kepada 324 debitur UMKM non-KUR.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) juga telah berhasil menyalurkan kredit senilai Rp 605,9 miliar dari dana PEN yang ditempatkan pemerintah Rp 2 triliun sejak 14 Agustus 2020 lalu.

“Sejak dua minggu ditempatkan kami sudah menyalurkan kredit Rp 605,9 miliar, atau setara 15,1 persen dari target penyaluran kredit kami senilai Rp 4 triliun,” tutur Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha.

Menurut dia, target penyaluran kredit itu sesuai dengan arahan pemerintah untuk dapat menyalurkan dana PEN minimal dua kali lipat dari nilai penempatan. Tiap minggunya, perseroan menargetkan bisa menyalurkan kredit hingga di kisaran Rp 22 miliar untuk memenuhi target tersebut.

Sementara PT BPD DIY yang meski penyaluran kredit dari dana PEN baru mencapai Rp 63 miliar kepada 575 debitur juga masih optimistis target penyaluran kredit lebih dari dua kali lipat nilai penempatan bisa terealisasi.

“Kami menerima Rp 1 triliun penempatan dana PEN, hingga akhir tahun targetnya bisa tersalurkan hingga Rp 2,4 triliun. Sektor yang kami sasar adalah perdagangan, akomodasi, makan-minum, perantara keuangan, industri pengolahan, transportasi, dan rumah tangga,” papar Direktur Pemasaran BPD DIY, Agus Trimurjanto. (Kontan/Anggar Septiadi)

Editor: Vito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved