Breaking News:

Berita Regional

Buron Pembacokan 7 Bulan Telepon Polisi Minta Dijemput di Rumah Kulon Progo: Saya Pulang

Seorang pelaku pembacokan menyerah setelah tujuh bulan melarikan diri dari kejaran reserse Kepolisian Resor Kulon Progo

Tribun Jogja
Satreskrim Polres Kulon Progo menghadirkan pelaku yang berinisial CAK dalam rilis kasus penganiayaan di Mapolres Kulon Progo pada Selasa (1/9/2020). 

“Saya ingin balas dendam (pada kelompok lain),” kata Arya.

Dua orang menjadi korban akibat aksi Santang dan kawan-kawan pada pukul antara 18.00 – 20.00 WIB ketika itu.

Salah satu korban bernama Marsudi (43) asal Banjararum, Kapanewon (kecamatan) Kalibawang, yang mengalami luka sabetan pedang pada kepala belakang dan memar pada muka akibat dipukul pakai popor senapan angin.

Geng ini mengeroyok Marsudi di daerah Kembang, Nanggulan.

Korban lainnya bernama Muhammad Aprianto (22) asal Nanggulan, yang mengalami luka robek di lengan juga akibat sabetan pedang.

Ia dikeroyok di Krinjing, Jatisarono, Nanggulan.

Arya mengakui, mereka membabi buta dan tak tahu siapa korbannya.

Apakah benar pula bahwa mereka adalah sasaran yang dituju untuk balas dendam.

“Saya yang bacok."

"Saya tidak kenal (korban)."

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved