Breaking News:

Berita Pati

Normal Baru, Kondisi Stok Darah di PMI Pati Belum Ideal, Sistem Tukar pun Masih Diberlakukan

Setelah sekian lama tatanan normal baru diterapkan, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati masih belum ideal

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Setelah sekian lama tatanan normal baru diterapkan, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati masih belum ideal.

Per hari ini saja, Selasa (1/9/2020), stok darah di PMI Pati ialah sebagai berikut. Golongan darah A 17 ampul, B 25 ampul, O 15 ampul, dan AB 16 ampul. Padahal, rata-rata permintaan darah di PMI Pati mencapai 30 hingga 40 ampul per hari.

Untuk itu, demi menjaga keseimbangan stok darah, PMI Pati hingga kini masih memberlakukan sistem tukar.

Artinya, pihak yang mengajukan permintaan darah diminta untuk membawa anggota keluarga atau kerabatnya sebagai donor pengganti.

Hal tersebut disampaikan Humas Unit Transfusi Darah PMI Pati, Syafaati, ketika diwawancarai Tribunjateng.com di kantornya.

Meski kondisi stok darah belum ideal, lanjut dia, keadaan tidak separah seperti masa awal pandemi. Sebab, saat ini beberapa pihak sudah mulai mengadakan kegiatan donor darah di luar.

“Pada saat ini, semenjak pencanangan new normal, memang ada beberapa tempat yang sudah melaksanakan kegiatan donor darah seperti biasa.

Namun memang belum semaksimal seperti sebelum pandemi,” ungkap dia.

Beberapa pihak yang mengadakan kegiatan donor darah di luar UTD PMI, sebut Syafaati, di antaranya ialah tempat ibadah, kepolisian, dan beberapa organisasi/komunitas.

“Donor di luar mulai Juli sudah berjalan, ada delapan tempat. Agustus ini ada delapan juga.

Mereka yang inisiatif mengadakan. Sebab kami di saat seperti ini, meski kebutuhan ada, tapi tidak bisa memaksakan. Yang jelas dalam kegiatan donor di luar kami tetap mengikuti protokol kesehatan,” papar dia.

Menurut Syafaati, perolehan darah dalam kegiatan donor di luar UTD PMI secara umum mengalami penurunan antara 40-50 persen. Sebelum pandemi, rata-rata pihaknya bisa mendapat antara 100 hingga 300 kantong darah dalam setiap kegiatan donor.

“Tapi di beberapa tempat perolehannya justru naik dibanding sebelum pandemi. Antara lain di kepolisian, jumlahnya justru naik,” ungkap dia.

Adapun donor harian di kantor UTD PMI Pati, kata dia, hingga hari ini rata-rata mengalami penurunan hingga 30 persen dibanding sebelum pandemi. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved