Berita Pati

Ini Alasan Joker dan 7 Anggota Gangster Cahaya Biru Pati Bacok Pemuda Hingga Tewas: Kondisi Mabuk

Polisi telah menangkap seluruh pelaku pembacokan dalam peristiwa bentrokan maut yang terjadi di Jalan Raya Pati-Gabus, dekat Gardu Induk PLN

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Polisi telah menangkap seluruh pelaku pembacokan dalam peristiwa bentrokan maut yang terjadi di Jalan Raya Pati-Gabus, dekat Gardu Induk PLN pada Minggu (16/8/2020) pukul 02.00 WIB dini hari lalu.

Sebagaimana diberitakan Tribunjateng.com sebelumnya, peristiwa bentrokan antarpemuda tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan dua orang luka-luka.

Korban tewas ialah Satriya Nugroho (20), warga kelurahan Pati Lor. Ia tewas dengan luka bacok. Sementara, dua orang teman Satriya yang mengalami luka-luka ialah Tri Candra Purnama (19) dan Muhammad Ajis Sulistiawan (22).

Cara Membuat Avatar Facebook, Ubah Tampilanmu Menjadi Keren Seperti Bintang K-Pop Idolamu

HOAKS Wali Kota Semarang dan Satpol PP Akan Gelar Razia Gerakan Disiplin Siswa

Penipu Tak Sadar Berurusan dengan Anak Presiden, Kaesang Pangarep: Nanti ada yang Ketuk Rumah

Sudah Tersedia di Gerai Handphone, Ini Harga dan Spesifikasi Oppo A53

Tri yang merupakan warga Desa Tamansari Kecamatan Tlogowungu mengalami luka bacok di punggung sebelah kiri.

Sementara, Ajis yang merupakan warga Desa Kutoharjo Kecamatan Pati mengalami luka bacok di punggung dan pantat.

"Delapan orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Tujuh di antaranya masih di bawah umur.

Hanya satu yang berusia dewasa," ujar Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat dalam konferensi pers di Mapolres Pati, Rabu (2/9/2020).

Ia mengatakan, tujuh tersangka di bawah umur berhasil dibekuk polisi kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Namun, tersangka dewasa berinisial EG sempat melarikan diri ke Malang, Jawa Timur dan bersembunyi selama lima hari sebelum ditangkap.

Ketika ditanya apakah para tersangka terlibat dalam gangster besar, AKBP Arie membantahnya.

Menurutnya, mereka hanya sekelompok kecil pemuda berusia tanggung.

"Jadi bukan geng motor atau semacamnya," ucapnya.

Untuk diketahui, para pelaku memiliki kumpulan kecil yang mereka namai Geng Cahaya Biru.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved