Breaking News:

Berita Salatiga

Terlibat Antisipasi Karhutla, 36 Personil Polres Salatiga Terima Penghargaan

Sebanyak 36 orang personil Polres Salatiga dan 7 orang anggota Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BPKH) menerima penghargaan dari Kapolres Salatiga AKBP

Istimewa
Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat saat simbolis memberikan piagam penghargaan di Mapolresta Salatiga, Selasa (1/9/2020). (IST) 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sebanyak 36 orang personil Polres Salatiga dan 7 orang anggota Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BPKH) menerima penghargaan dari Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat, Selasa (1/9/2020).

Puluhan anggota beserta warga sipil tersebut mendapat penghargaan karena dinilai turun berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada sejumlah gunung di Jawa Tengah.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan adanya pandemi virus Corona (Covid-19) berdampak pada ditutupnya sejumlah jalur pendakian.

Jadi Danjen Kopassus, Ini Pengalaman Tempur Brigjen TNI M Hasan, dari Timor Timur hingga KKB Papua

Motor Dikunci Stang, Pencuri Angkut Ban dan Velg, Pemilik: Saya Juga Bingung

Cerita Goa Jepang di Perkebunan Teh Kaligua Brebes, Sejarawan: Sejarahnya Sangat Penting

"Penutupan jalur pendakian itu menjadi riskan bagi para pendaki ketika jalur dibuka kembali, selain potensi meningkatnya penyebaran Covid-19 hal lain yang perlu diwaspadai adalah kecelakaan akibat tertutupnya jalur maupun potensi terjadinya Karhutla," terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (2/9/2020)

Menurut AKBP Rahmad, dalam rangka antisipasi Karhutla beberapa waktu lalu sebanyak 36 personil Polri berkerjasama dengan 7 orang anggota BKPH turut menjadi relawan membuka jalur pendakian di sejumlah gunung diantaranya Gunung Merbabu, Gunung Lawu dan Gunung Andong, sekaligus mensosialisasikan pencegahan kebaharan hutan.

Ia menambahkan, setelah beberapa bulan terakhir ini jalur pendakian ditutup guna mencegah terjadinya kecelakaan di gunung para personil berupaya membuka jalur kembali.

"Selain Karhutla juga memastikan jalur pendakian aman, selain itu tujuan utamanya adalah untuk antisipasi penanganan apabila terjadi Karhutla. Atas sumbangsih itu mereka kami berikan penghargaan," katanya

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personil yang terlibat membuka jalur pendakian, meskipun saat ini belum direkomendasikan untuk naik gunung karena masih dalam masa pandemi Covid-19. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved