Berita Video

Video Nomor WA Bupati Karanganyar Dibajak Modus Pinjam Uang

Nomor aplikasi pesan singkat Bupati Karanganyar, Juliyatmono diretas orang tidak bertanggung jawab untuk pinjam uang.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Berikut ini video nomor WA Bupati Karanganyar dibajak modus pinjam uang.

Nomor aplikasi pesan singkat Bupati Karanganyar, Juliyatmono diretas orang tidak bertanggung jawab untuk pinjam uang.

Dua orang telah menjadi korban penipuan dengan modus itu.

Juliyatmono menyampaikan, kejadian itu bermula dari adanya pesan singkat dari seorang yang mengatasnamakan partai politik.

Dia menceritakan, pesan itu berisi permintaan untuk menjadi anggota grup Covid-19.

"Diminta memasukan kode verifikasi. Ya sudah, serta merta tidak menaruh curiga. Saya lihat kodenya ada. Saya masukan ternyata kode salah. Selang dua jam, WA (aplikasi pesan singkat) tidak bisa dipakai," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (2/9/2020).

Lanjutnya, aplikasi pesan singkat itu tidak bisa digunakan saat perjalanan pulang usai menghadiri acara bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Tawangmangu pada Selasa (1/9/2020) sore.

Mengetahui nomor aplikasi pesan singkat tidak bisa digunakan, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar itu lantas melaporkan kejadian itu ke Satreskrim Polres Karanganyar.

Sebelumnya, Juliyatmono juga mengunggah melalui akun media sosialnya untuk memberitahukan bahwasanya nomor aplikasi pesan singkatnya diretas orang tidak bertanggung jawab.

Dalam postingannya itu berisi tulisan, "Diberitahukan kepada semua masyarakat Kabupaten Karanganyar. Bilamana ada yang mengatasnamakan nomor hp saya 08122689329. Diharap tidak usah dihiraukan. Karena [nomor] hp pribadi saya sedang dibajak orang yang tidak dikenal. Terima kasih. Salam. Juliyatmono."

Sementara itu saat Tribunjateng.com mengirim pesan singkat ke nomor bupati, ternyata dibalas oleh oknum dan mengajukan permintaan meminjam sejumlah uang.

"Rencana mau pinjam uangnya dulu sekitar Rp 5 juta kalau bisa. Soalnya lagi ada perluan mendesak. Paling lambat besok siang digantiin," jawaban dalam aplikasi pesan singkat itu.

Terpisah Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Tegar Satria menambahkan, pihaknya sudah meminta keterangan korban dan saat ini masih dilakukan penyelidikan.

"Yang tertipu sudah ada dua orang, sudah (uang) ditransfer. Nomor rekening sudah kami kantongi tinggal dilaksanakan penyelidikan," imbuhnya. (Ais)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved